Terkuak! Ini Pemasang Baliho Dukungan KPK Setelah Penahanan Bupati Banjarnegara

Pemasangan baliho tersebut tertujuan untuk dukungan kepada KPK yang dinilai telah menyelamatkan Kabupaten Banjarnegara.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 04 September 2021 | 09:42 WIB
Terkuak! Ini Pemasang Baliho Dukungan KPK Setelah Penahanan Bupati Banjarnegara
Baliho Ucapan Selamat Jalan Bupati dan Terimakasih KPK di Barat Daya Alun alun Kota Banjarnegara, Sabtu (4/9/2021). [Suara.com /Citra Ningsih]

SuaraJawaTengah.id - Beredar baliho dukungan KPK yang  bertuliskan 'Selamat Jalan Bupatiku Semoga Tidak Kembali Lagi ke Banjarnegara' terpampang di Alun-alun Banjarnegara.

Selain itu juga terpasang baliho 'Kemenangan satriya satriya pinunjul Banjarnegara & Terima Kasih KPK Telah Menyelamatkan Banjarnegara' Tulisan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, baliho tersebut dipasang oleh Forum Jasa Konstruksi (Forjasi) dan Forum Banjarnegara Bersatu (FBB), Jumat (3/9/2021) malam.

Ketua Forjasi, Imam Nafan membenarkan informasi tersebut bahwa pihaknya yang memasang baliho tersebut di alun alun sebelah barat daya.

Baca Juga:Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Bantah Terima Fee Rp 2,1 Miliar

Pemasangan baliho tersebut tertujuan untuk dukungan kepada KPK yang menurutnya telah menyelamatkan Kabupaten Banjarnegara usai Bupati Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka.

"Betul mbak, memasang baliho bersama teman teman tadi malam, tujuannya untuk mendukung KPK dan terima kasih," Kata dia kepada Suarajawatengah.id, Sabtu (4/9/2021).

Pihaknya berharap KPK dapat menuntaskan perkara dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Bupati Banjarnegara (BS).

KPK menetapkan dua sebagai tersangka dalam jumpa pers dari malam yang di tayangkan secara langsung, Jumat (3/9/2021) malam.

Pihaknya mengungkapkan bahwa selama BS memimpin, banyak CV di Banjarnegara yang tidak mendapat proyek. Sehingga pihaknya merasa dirugikan dengan adanya dugaan gratifikasi proyek di Kabupaten Banjarnegara.

Baca Juga:Kekayaan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang Diciduk KPK Capai Rp 23 Miliar

"Mulai dari 2017 di perubahan, kalau 2018 dari penetapan APBD murni sampai dengan sekarang, kami tidak merasakan proyek," terang dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini