Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Ini Mendadak Jadi Miliarder

Warga Klaten ini mendadak menjadi miliarder, ia mendapatkan ganti rugi dari pemerintah setelah tanahnya akan dibangun jalan tol Solo-jogja

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 19 September 2021 | 14:36 WIB
Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Ini Mendadak Jadi Miliarder
Ilustrasi uang. Warga Klaten ini mendadak menjadi miliarder, ia mendapatkan ganti rugi dari pemerintah setelah tanahnya akan dibangun jalan tol Solo-jogja. [Shutterstock]

SuaraJawaTengah.id - Proyek jalan tol Solo-Jogja memberikan dampak positif terhadap masyarakat di Kabupaten Klaten. Ekonomi mereka terangkat, dan mendadak menjadi miliarder

Menyadur dari Solopos.com, seorang warga Dusun Ngentak, Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Ika Saraswati, menjadi miliarder baru setelah mendapat uang ganti rugi lahan proyek Jalan Tol Solo-Jogja. Uang itu ia gunakan untuk membangun dua rumah sekaligus.

Ika mendapat uang ganti rugi setelah rumah dan pekarangannya terdampak proyek Tol Solo-Jogja. Dia menyebut uang ganti rugi yang didapat lebih dari Rp1 miliar.

“Rumah sama kebun yang kena. Yang diterima Rp 800 juta dan Rp 670 juta, terpaksa pindah ke desa lain dengan berat hati,” kata Ika dikutip Minggu (19/9/2021).  

Baca Juga:Momen Haru Pria Bernama Joko Widodo saat Bertemu Presiden Jokowi

Lantaran rumah terdampak, Ika mau tak mau harus mencari rumah pengganti. Namun tak cuma satu, Ika langsung membuat dua rumah sekaligus. Dia membuat dua rumah tersebut di Kecamatan Delanggu.

Alat berat sudah berada pada salah satu lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Klaten, Selasa (29/6/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Alat berat sudah berada pada salah satu lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Klaten, Selasa (29/6/2021). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

“Ini sementara beli rumah baru. Iya [bangun] dua di Kecamatan Delanggu,” katanya.

Ika menerangkan satu rumah dia beli di Kota Kecamatan Delanggu tepatnya di belakang SMP. Sementara satu rumah lainnya dibangun di Desa Segaran, Kecamatan Delanggu. Untuk rumah kedua itu masih dalam tahap pembangunan.

“Rumah saja ini belum jadi, di sana [Desa Kranggan] padahal sudah dirobohkan semua. Tapi sementara tinggal di rumah yang di belakang SMP,” papar Ika.

Menurut Ika, akibat ada proyek Tol Solo-Jogja itu tetangganya terpisah-pisah. “Yang membangun dan pindah ke sini (Desa Segaran) ada empat orang, tetangga semua. RT 14 warganya pisah semua, dulu mau direlokasi pada tidak mau,” jelas Ika.

Baca Juga:Viral Momen Joko Widodo Menangis Ketemu Jokowi, Saling Tatap Bak Saudara Kembar

Sementara itu, warga Dusun Logantung, Desa Kranggan, Andang Harjanto, juga membangun rumah baru setelah rumah lamanya terdampak proyek Tol Solo-Jogja. Andang mendapatkan ganti rugi senilai Rp1,2 miliar setelah rumah dan pekarangannya terdampak.

“Untuk membeli pekarangan dan membangun dua rumah saja mungkin sudah habis. Belum mikir beli mobil,” jelas Andang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak