alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bikin Muhammad Kece Babak Belur, Denny Siregar Sindir Irjen Napoleon: Kamu Dapet Duit Suap

Budi Arista Romadhoni Senin, 20 September 2021 | 16:57 WIB

Bikin Muhammad Kece Babak Belur, Denny Siregar Sindir Irjen Napoleon: Kamu Dapet Duit Suap
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte mengepalkan tangan usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (10/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Denny Siregar sindir Irjen Napoleon yang membuat babak belur Muhammad Kece di dalam rutan bareskrim

SuaraJawaTengah.id - Muhammad Kece babak belur dihajar oleh Irjen Napoleon Bonaparte di dalam rutan Bareskrim Polri. 

Dari peristiwa itu banyak yang memuji aksi Irjen Napoleon karena membela Islam dengan memberikan pukulan atau siksaan kepada Muhammad kece. 

Namun tidak dengan Denny Siregar. Ia malah menyindir aksi Napoleon itu. Menurutnya aksi main bogem Napoleon ke Kece itu adalah wujud mabok agama.

Menyadur dari Hops.id, Denny malah menyinggung Napoleon dalam perkara suap dan melindungi koruptor Djoko Tjandra.

Baca Juga: Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Penjara, Begini Tanggapan NU

Mabok agama, Denny Siregar sindir Irjen Napoleon

Denny Siregar angkat bicara soal Irjen Napoleon Bonaparte yang gajar M Kece di Rutan Bareskrim Polri. Bukan cuma tonjoki Kece, jenderal bintang dua itu pun melumuri wajah Kece pakai kotoran manusia lho. Nah Denny sih nggak simpati dengan aksi Napoleon itu.

“Beginilah kalo mabok agama, jadi gak humanis. Nabi pasti malu lihat umatnya kayak gini. Apalagi masuk penjara krn korupsi,” tulis Denny berkicau di akun Twitternya, Senin 20 September 2021.

Pengisi program Cokro TV itu pun sindri lagi Napoleon yang berdalih membela Islam alasan memukuli dan aniaya Kece di tahanan. Dia mengungkit Napoleon yang membawa-bawa agama dalam kasus penganiayaan ini, dan nggak sadar apa Napoleon kan terpidana kasus korupsi.

“Ga usah sok bela agama, bela Tuhan segala, pak..Kamu dapet duit suap dr tersangka koruptor aja itu sudah menghina Tuhan dan agama,” kata Denny

Baca Juga: Sebut Napoleon Siksa M Kece karena Bela Agama Salah, PBNU Ungkap Kisah Rasulullah Diludahi

Denny Siregar memberikan sindiran Irjen Napoleon Bonaparte yang menghahar Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. [Twitter]
Denny Siregar memberikan sindiran Irjen Napoleon Bonaparte yang menghahar Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. [Twitter]

Denny mengaitkan aksi Napoleon itu dengan manuver cari simpati kelompok berbasis agama. Menurutnya, Kalau begini akan mudah menutupi kasus pidananya dengan membela agama.

“Cari simpati ke kadrun itu gampang banget. Lu boleh korupsi, boleh bejat, boleh nyodomi, boleh mutilasi, boleh apapun juga yang dilarang agama..tapi ketika elu pake baju gamis, bawa2 bela Tuhan dan agama, maka lu akan berubah dari kadal menjadi org yg terpuji,” kata dia menyindir.

 Surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte

Usai hajar M Kece di Rutan, Irjen Napoleon Bonaparte pun memberi pernyataan lewat surat terbukanya kepada publik. Menurutnya, dia nekat menganiaya Kece di penjara Bareskrim, karena tak terima Islam dihina oleh Kece.

Kata Napoleon menyebut dirinya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin.

“Siapapun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Alquran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” kata Napoleon dalam suratnya, dikutip Senin 20 September 2021.

Brigjen Napoleon Bonaparte saat menjabar di Brimob. Foto Instagram @napoleonoku
Napoleon juga menilai konten yang disebarkan Muhammad Kece di media sosial sangat berbahaya bagi keberagaman bangsa Indonesia. “Perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia,” ucapnya.

Napoleon juga menyayangkan sampai saat ini pemerintah belum menghapus semua konten dia di media yang menurutnya “telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu.”

Meski begitu, Napoleon bersedia bertanggung jawab atas apa yang diperbuat terhadap Muhammad Kace di tahanan. “Akhirnya, saya akan mempertanggung jawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apapun risikonya,” tutup surat Napoleon.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait