Drakor Squid Game Lagi Digandrungi, Ini Pesan Psikologis yang Bisa Dipetik

Drakor Squid Game kini lagi digandrungi oleh para pecinta film di Indonesia, ini pesan yang mengandung makna psikologis

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 29 September 2021 | 11:22 WIB
Drakor Squid Game Lagi Digandrungi, Ini Pesan Psikologis yang Bisa Dipetik
Film Squid Game. (Netflix)

SuaraJawaTengah.id - Film atau drama korea (Drakor) Squid Game tengah digandrungi oleh masyarakat di Indonesia. Ada makna psikologis yang bisa dipetik di Squid Game.

Serial Squid Game yang tayang di Netflix sejak awal kemunculannya kerap jadi perbincangan publik. Film ini bahkan jadi trending nomer 1 di platform tersebut.

Menyadur dari Hops.id, series Korea Selatan ini mengangkat kisah tentang kompetisi sadis untuk memperebutkan hadiah dalam jumlah besar, namun taruhannya adalah nyawa.

Dalam kompetisi tersebut disebutkan bahwa semakin banyak pemain yang tereliminasi, makan semakin besar peluang menang. Bisa dibilang orang-orang yang diundang ke kompetisi ini adalah orang-orang terlibat masalah atau terlilit utang.

Baca Juga:Squid Game Jadi Viral, Warganet Teliti Perhatikan 2 Kesalahan Ini

Serial ini juga jadi kontroversi di kalangan masyarakat lantaran menyajikan adegan kekerasan, di sisi lain ada makna psikologis dan mengandung pesan moral yang kental.

Berikut ini 6 makna psikologis yang bisa dipetik saat menonton serial Squid Game.

1. Jangan ambil keputusan saat emosi

Dalam serial garapan sutradara Hwang Dong Hyuk ini, beberapa kali peserta Squid Game menyesal karena keputusan yang diambil saat emosi. Karena, taruhannya bukan saja hadiah namun juga nyawa.

Semua peserta ingin keluar dari pertandingan dengan selamat dan mendapat hadiah yang dijanjikan. Hal ini membuat mereka mengambil keputusan yang salah saat emosi.

Baca Juga:5 Rekomendasi Film Lee Jung Jae, Ada Deliver Us From Evil

Adegan lain ialah saat peserta yang bernama Sang Woo mendorong peserta lain di jembatan kaca karena ia takut kehabisan waktu. Peserta tersebut sampai terjatuh dan meninggal di tempat. Pesan moralnya ketika ingin membuat keputusan atau merespons suatu hal, lebih baik menunggu kondisi emosi lebih tenang terlebih dahulu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini