"Kita doakan mas Hercules ini menjadi orang yang baik dan saya yakin dia orang yang baik karena telah dipertemukan dengan guru-guru yang baik pula," tandasnya.
Sementara itu dikutip dari Suara.com, perjalanan hidup Hercules sebelum masuk Islam penuh lika-liku. Di hadapan Ustaz Yusuf Mansur dan Gus Miftah, Hercules berbicara mengenai kisah hidupnya. Dia mengaku sering dibacok oleh lawannya.
"Kalau dibacok itu hampir setiap malam saya dibacok. Kalau keroyok itu sekali dikeroyok seratus orang. Pakai samurai panjang-panjang, celurit. Tapi memang belum waktunya (meninggal)," kata Hercules.
Bukan cuma itu, dia bahkan pernah ditembak dalam jarak yang dekat di bagian matanya.
Baca Juga:Sering Dibacok dan Ditembak, Hercules Akui Mantap Tobat ke Gus Miftah
"Satu meter itu pakai fn 46. Tapi alhamdulillah nggak ada masalah. Cuma matanya picek," tutur Hercules yang disambut tawa Ustaz Yusuf mansur dan Gus Miftah.
Dia sendiri heran bisa bertahan hidup sampai sekarang. Hercules merasa itu semua atas kehendak Tuhan.
"Memang belum (meninggal) karena belum kehendak Yang di Atas," sambungnya.
Terlepas dari itu, mantan preman ini menegaskan sudah benar-benar bertobat. Keputusannya insaf pun bukan tanpa alasan.
"Karena kita hidup ini sementara. Kalau misalnya tangan kotor, tangan saya ini kotor sekali. Kotor berdarah-darah. Cuma kita mau sampai kapan?," tandas Hercules.
Baca Juga:Cerita Pertobatan Hercules Dibacok Ratusan Kali Tak Mati: yang di Atas Belum Mengizinkan
Kontributor : Fitroh Nurikhsan