alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Atlet Sepak Takraw Magelang Sumbang Emas PON Papua, Berbakat Sejak SMP

Budi Arista Romadhoni Senin, 04 Oktober 2021 | 18:29 WIB

Atlet Sepak Takraw Magelang Sumbang Emas PON Papua, Berbakat Sejak SMP
Tim putri sepak takraw Jawa Tengah saat bertanding pada laga final PON XX Papua 2021. (Dok. Pemprov Jawa Tengah).

Perjuangan untuk bisa mendapatkan medali emas tidak mudah, atlet sepak takraw dari jateng akhirnya juara di PON XX Papua

SuaraJawaTengah.id - Kontingen Jawa Tengah menambah perolehan 2 medali emas pada PON XX Papua 2021. Provinsi Jateng saat ini berada di peringkat ke-5 dengan koleksi 9 emas, 16 perak, dan 18 perunggu.

Medali emas salah satunya didapatkan melalui tim putri sepak takraw yang berlaga dikategori regu event. Mereka mengalahkan tim Jawa Barat, Minggu (3/10/2021).

Salah seorang tim putri sepak takraw Jateng penyumbang emas adalah Ninda Anissa Nurhamida, gadis asal Borobudur, Kabupaten Magelang. Bakat sepak takraw Ninda sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

“Seneng, bersyukur karena mampu mencetak sejarah medali emas pertama untuk cabang olahraga sepak takraw dalam PON Papua. Sangat bangga bisa membawa nama Jawa Tengah naik podium menerima mendali emas,” kata Ninda melalui pesan percakapan, Senin (4/10/2021).

Baca Juga: Pertandingan Renang Perairan Terbuka PON Papua Dikawal TNI - Polri

Ninda sempat bersekolah di SMP Negeri 1 Borobudur untuk kemudian pindah ke SMPN 17 Semarang. Saat itu Ninda harus menjalani latihan di Pemusatan Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah di Semarang.

“Kemudian saya melanjutkan ke SMA Negeri 9 Semarang hingga lulus. Sekarang masih berstatus mahasiswa semester 7 Fakultas Olahraga di Universitas Negeri Jakarta.”

Putri pertama pasangan Nur Khabib dan Rochimin sejak SMP terpaksa tinggal jauh dari orang tua untuk berlatih sepak takraw. Keluarga Ninda hingga saat ini masih tinggal di Dusun Bogowanti Kidul, Desa Borobudur, Kabupaten Magelang.

Pengorbanan juga harus dilalui gadis 22 tahun ini, hingga akhirnya berbuah manis menyumbangkan emas untuk kontingen Jawa Tengah. Selama 6 bulan pemusatan latihan untuk PON Papua, anggota tim tidak pernah meninggalkan asrama.  

“Pandemi tidak menggangu pelatihan kami. Kami tinggal di training camp dan tidak pernah keluar asrama,” kata Ninda yang mengaku menyukai sepak takraw karena termasuk olah raga yang unik.

Baca Juga: Taekwondoin Sumatera Barat Delva Riski Sabet Emas PON Papua

Kini Ninda Anissa Nurhamida masih berada di Papua karena sore ini masih harus menjalani pertandingan sepak takraw untuk kategori lainnya. “Mohon doa dan dukungannya.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait