alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sejarah Tugu Muda Semarang, Monumen Megah Mengenang Pertempuran Lima Hari Lawan Jepang

Pebriansyah Ariefana Kamis, 07 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Sejarah Tugu Muda Semarang, Monumen Megah Mengenang Pertempuran Lima Hari Lawan Jepang
Tugu Muda. (Sumber : situsbudaya.id)

Tugu Muda Semarang ini menjadi salah satu landmark kota Semarang.

SuaraJawaTengah.id - Sejarah Tugu Muda Semarang. Tugu Muda Semarang merupakan monumen bersejarah untuk mengenang pertempuran lima hari di Semarang lawan penjajah Jepang. Tugu Muda Semarang ini menjadi salah satu landmark kota Semarang.

Tugu Muda menjadi salah satu tujuan objek wisata bagi wisatawan yang datang ke Semarang. Tugu Muda Semarang memiliki tinggi 53 meter terletak di tengah alun-alun kota Semarang tepatnya di persimpangan Jalan Pandanaran, Jalan Mgr Sugiapranoto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda dan Jalan Dr.Sutomo dan terletak di sebelah timur Lawang Sewu.

Tugu muda merupakan sebuah monumen bersejarah kota semarang yang dibangun untuk mengenang pertempuran Lima Hari di Semarang.

Tugu Muda Semarang (Suara.com)
Tugu Muda Semarang (Suara.com)

Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan pertempuran yang terjadi untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia ketika melawan penjajah Jepang.

Baca Juga: Destinasi Wisata di Palembang Kembali Dibuka, Wali Kota: SE Sudah Diteken

Peletakkan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah kala itu, yaitu Wongsonegoro pada 28 Oktober 1945, kemudian dibangun kembali pada tahun 1950 karena pada pembangunan 1945 tugu tersebut dibongkar oleh tentara Belanda yang tergabung dalam NICA dan RAPWI.

Meskipun terlihat sederhana, jika kamu melihatnya lebih dekat dan mendetail Tugu Muda Semarang memiliki makna simbolis yang dalam.

Tugu Muda Semarang (Suara.com)
Tugu Muda Semarang (Suara.com)

Tugu Muda sekilas bentuknya mirip dengan sebuah lilin dimana pada bagian kepala tugu menyerupai api yang sedang menyala.

Bentuk api tersebut merepresentasikan semangat juang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang tidak akan pernah paham.

Di bagian tengahnya berbentuk seperti bambu runcing berjumlah lima buah yang berarti senjata yang dipakai oleh para pejuang kala itu dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Resep Nasi Liwet Rice Cooker, Mudah dan Hasilnya Dijamin Pulen

Sedangkan lima buah bambu runcing ini menggambarkan lamanya waktu pertempuran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait