alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sandiaga Uno Ingat Film Ghost Saat Kunjungi Desa Gerabah di Magelang

Budi Arista Romadhoni Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:54 WIB

Sandiaga Uno Ingat Film Ghost Saat Kunjungi Desa Gerabah di Magelang
Sandiaga Uno saat berada di Desa Wisata Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (12/10/2021). [Suara.com/ Angga Haksoro Ardhi]

Menparekraf), Sandiaga Uno mengunjungi desa wisata di Magelang, ia pun teringat film romantis era 90an

SuaraJawaTengah.id - Wisata kerajinan gerabah di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, Kabupaten Magelang, mengingatkan Sandiaga Uno pada film romantis era 90an, Ghost.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, proses pembuatan gerabah identik dengan sesuatu yang romantis.  

“Itu (gerabah) identik dengan sesuatu yang romantik karena (film) disajikan oleh dewi artis internasional, Demi Moore dan Patrick Swayze,” kata Sadiaga Uno saat “Visitasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” di Desa Wisata Karanganyar, Selasa (12/10/2021).

Desa Karanganyar terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata Indonesia terbaik versi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Desa Karanganyar menawarkan wisata edukasi pembuatan gerabah yang dikelola berbasis komunitas.

Baca Juga: Dapat Lampu Hijau Malioboro Dibuka untuk Wisata, Pemkot Penuhi Syarat dan Persiapan

“Untuk maju Desa Wisata Karanganyar, wisatawannya jangan ghosting. Harus juga hadir disini. Ini adalah daya tarik wisata yang menggabungkan wisata alam dan budaya,” ujar Sandiaga Uno.

Ketua Kelompok Kerajinan Gerabah Klipoh, Supoyo mengatakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Karanganyar turun drastis selama pandemi.

Jumlah wisatawan ke Karanganyar naik, setelah objek wisata Candi Borobudur dibuka kembali. Selama seminggu terakhir jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Karanganyar mencapai 200 orang.

“Setelah Borobudur dibuka, kami mulai ada job order untuk kunjungan. Walaupun jumlahnya masih sangat minim. Lumayan sudah ada peningkatan daripada minggu yang dulu-dulu,” kata Supoyo.

Menurut Supoyo, kerajinan gerabah menjadi tulang punggung ekonomi warga Dusun Klipoh. Keahlian mereka membuat gerabah didapat secara turun temurun.

Baca Juga: Pentas Seni di Tengah Ladang

“Rata-rata kalau yang sepuh masih menjalankan seperti yang diajarkan orang tua dulu. Tapi kalau yang muda-muda mulai menginjak untuk souvenir dan peralatan interior.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait