alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gerombolan Kera Serbu Pemukiman di Karanganyar, Masuk Rumah Warga hingga Curi Makanan

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Gerombolan Kera Serbu Pemukiman di Karanganyar, Masuk Rumah Warga hingga Curi Makanan
Gerombolan monyet atau kera liar menyerang pemukiman warga di Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, dalam beberapa hari terakhir. [Solopos.com/Istimewa Senkom Mitra Polri]

Kondisi itu membuat warga sekitar khawatir mengingat jumlahnya cukup banyak.

SuaraJawaTengah.id - Gerombolan monyet atau kera liar menyerang pemukiman warga di Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi itu membuat warga sekitar khawatir mengingat jumlahnya cukup banyak. Tak hanya datang, rombongan kera liar juga masuk ke rumah warga dan mencuri aneka makanan.

Diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, dari keterangan warga, serangan kera liar baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.

Warga menduga kera liar berasal dari kebun tak jauh di lingkungan tersebut. Gerombolan kera liar ini berjumlah sekitar tujuh ekor.

Baca Juga: Ikuti Petunjuk Google Maps, Minibus Asal Demak Ini Terguling ke Jurang di Karanganyar

“Kami menerima laporan dari warga bahwa ada segerombolan monyet [kera] liar yang masuk ke rumah-rumah. Kami cek ke lokasi belum menemukan sumber monyet liar ini darimana asalnnya,” kata Sukarelawan Senkom Mitra Polri, Andi Hartono, Jumat (22/10/2021).

Mereka masuk ke rumah warga dan mencuri makanan yang ada. Tanaman buah-buahan seperti pepaya, mangga dan lainnya milik warga setempat juga rusak dimakan kera liar tersebut.

“Kami cek ke kebun di dekat permukiman warga di sana. Tapi belum menemukannya,” tuturnya.

Dikatakannya, warga khawatir serangan kera menjadi-jadi dan dapat melukai warga setempat. Berbagai upaya sementara dilakukan warga setempat untuk menghalau serangan kera.

Salah satunya dengan menakuti kera menggunakan tongkat bambu sebagai sumber bunyi-bunyian. “Tongkat bambunya ini dipukul-pukul untuk ngusir keranya,” katanya.

Baca Juga: Lulusan Pelayaran, Gadis Cantik Ini Viral Menjadi Fotografer Kelliling di Karanganyar

Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Sesuai rencana BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi dalam waktu dekat ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait