alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Vaksin Covid-19 Berbayar di Kota Semarang, Hendi: Indikasi Mengarah ke Sana

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:14 WIB

Geger Vaksin Covid-19 Berbayar di Kota Semarang, Hendi: Indikasi Mengarah ke Sana
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan pers di Kantornya Senin (26/7/2021). [Dok Humas]

Geger vaksin berbayar di Kota Semarang, wali kota Hendi pun langsung turun tangan

Padahal, izin vaksinasi berbayar untuk umum hingga saat ini belum ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Adapun, isu tersebut pertamakali dilontarkan di media sosial Instagram.

Yakni sebuah akun @belvaskincare yang mengomentari postingan akun Instagram Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Dalam komentarnya, netizen dengan akun @belvaskincare menyebut bahwa ada praktik jual beli vaksin oleh oknum tidak bertanggungjawab di Kota Semarang.

Baca Juga: Cara Warga KTP Bandung Vaksin di Jakarta, Bisa Daftar Vaksin Online

Bahkan oknum itu menjual vaksin Covid-19 hingga Rp300 ribu.

"Pak wali emang boleh ya vaksinasi diperjualbelikan? Kok ada orang yang nawarin vaksinasi Covid-19 seharga 300ribu," tulisnya.

Selain jual beli vaksin Covid-19 di Kota Semarang, netizen itu juga mengungkap ada praktik jual beli kartu vaksin tanpa harus mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Bisa juga tidak perlu vaksin, nanti dicetakin kartu vaksinnya. Kami ada bukti tawaran via chatnya pak," ujar dia.

Bahkan akun @belvaskincare itu juga mengklaim memiliki bukti chat terkait jual beli vaksin covid-19 di Kota Semarang.

Baca Juga: CDC: Vaksin Pfizer 93 Persen Efektif Turunkan Risiko Rawat Inap pada Remaja

"Kami ada bukti tawaran via chat, pak," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait