facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pernah Turunkan Baliho HRS, Ini Program Kerja KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Budi Arista Romadhoni Rabu, 17 November 2021 | 18:11 WIB

Pernah Turunkan Baliho HRS, Ini Program Kerja KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Presiden Jokowi resmi melantik Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Rabu (17/11/2021). [Tangkapan layar]

Pernah turunkan baliho bergambar HRS, ini program kerja Jenderal TNI Dudung Abdurachman usai dilantik menjabat KSAD

SuaraJawaTengah.id - Kepala Staf TNI AD yang baru dilantik, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, resmi memimpin prajurit angkatan darat.

Nama Jenderal TNI Dudung Abdurachman pun sempat menjadi pembicaraan publik saat berani menurunkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Hingga akhirnya Jenderal TNI Dudung Abdurachman naik pangkat dan memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. 

Menjabat orang tertinggi di TNI AD, Dudung mengatakan, program kerja terdekat yang akan ia laksanakan adalah meningkatkan profesionalisme para prajurit dan melihat langsung profesionalisme prajurit di daerah operasi, di antaranya di Papua dan Poso, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Rabu Pahing, Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa Panglima TNI, Letjen Dudung Jabat KSAD

“Yang terdekat, saya akan melihat bagaimana meningkatkan profesionalisme para prajurit, dan kedua saya akan melihat daerah operasi,” kata dia, di Istana Negara, usai dilantik, Rabu.

Ia akan meninjau profesionalisme para prajurit, khususnya di daerah operasi. Ia menginginkan prajurit TNI AD dapat menjaga profesionalisme saat melakukan operasi dan tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat.

Sebagai kepala staf TNI AD, tugas utamanya adalah membina dan memelihara kekuatan dan kemampuan tempur jajaran TNI AD untuk keperluan perang dan selain perang.

Semua hasil pembinaan kekuatan dan kemampuan tempur itu kemudian dapat dipergunakan panglima TNI sebagai pengguna kemampuan dan kekuatan tempur untuk keperluan perang dan selain perang. 

“Bagi prajurit-prajurit angkatan darat yang melakukan tugas operasi, khususnya di Papua dan di Poso, saya akan lihat sejauh mana profesionalismenya, karena di Papua adalah saudara-saudara kita. Semua agar diperhatikan karena jangan sampai ada pelanggaran atau menyakiti masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Rabu Besok, Presiden Jokowi akan Lantik Panglima TNI dan KSAD

Ia menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang telah resmi dilantik sebagai panglima TNI, menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang segera pensiun.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait