alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gugatan Partai Demokrat Versi KLB Ditolak PTUN, AHY Masih Menjadi Ketua Umum yang Sah

Budi Arista Romadhoni Selasa, 23 November 2021 | 18:40 WIB

Gugatan Partai Demokrat Versi KLB Ditolak PTUN, AHY Masih Menjadi Ketua Umum yang Sah
Ilustrasi. Logo Partai Demokrat. Gugatan Partai Demokrat versi KLB ditolak PTUN, kepemimpinan partai berlambang mercy itu pun masih dipegang AHY. [demokrat.or.id]

Gugatan Partai Demokrat versi KLB ditolak PTUN, kepemimpinan partai berlambang mercy itu pun masih dipegang AHY

SuaraJawaTengah.id - Gugatan dari Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB) ditolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Pada gugatan itu meminta majelis hakim mengesahkan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum (ketum) Partai Demokrat.

Majelis hakim PTUN Jakarta lewat keputusannya di Jakarta, Selasa (23/11/2021), menyampaikan pihaknya tidak berwenang mengadili gugatan KLB karena itu urusan internal partai politik.

KLB pada gugatannya yang tercatat dalam perkara nomor 150/G/2021/PTUN-JKT sebelumnya meminta kepada majelis hakim untuk membatalkan SK Menkumham yang menolak perubahan AD/ART serta susunan pengurus partai hasil pertemuan di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 5 Maret 2021.

Baca Juga: Max Sopacua Meninggal, AHY Ajak Keluarga Besar Demokrat Kirim Doa

Hasil pertemuan di Sibolangit itu, salah satunya, menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai.

Dalam gugatan yang sama, KLB juga meminta kepada majelis hakim memerintahkan Menkumham Yasonna Laoly mencabut surat keputusannya itu dan menerima perubahan AD/ART dan susunan pengurus versi KLB.

Namun, majelis hakim menetapkan permintaan KLB itu merupakan urusan internal partai politik yang bukan jadi kewenangan PTUN Jakarta.

Terkait itu, DPP Partai Demokrat sebagai tergugat intervensi mengapresiasi putusan majelis hakim.

“Partai Demokrat bersyukur dan mengapresiasi majelis hakim PTUN yang telah menunjukkan integritas, bersikap objektif dan adil dengan menolak gugatan Moeldoko. Putusan majelis hakim sudah tepat secara hukum, dan diambil dengan pertimbangan yang teliti, mendalam, dan menyeluruh,” kata Kuasa Hukum Partai Demokrat Hamdan Zoelva dikutip dari ANTARA di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Max Sopacua Meninggal Dunia, AHY Sampaikan Hal Ini

Ia lanjut menyampaikan putusan majelis hakim PTUN Jakarta dengan demikian turut menguatkan keputusan Menkumham Yasonna Laoly pada akhir Maret 2021.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait