Mencermati Jejak Kriminal Dukun IS, 'Si Pencabut Nyawa' Asal Magelang

IS dipercaya sebagai dukun yang bisa menggandakan uang.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 27 November 2021 | 15:24 WIB
Mencermati Jejak Kriminal Dukun IS, 'Si Pencabut Nyawa' Asal Magelang
Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan oleh dukun IS di Markas Polres Magelang. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

“Kemampuan mendesain kejahatan ini, tidak semua orang bisa. Sejahat-jahatnya orang kalau tidak terbiasa melakukan (kejahatan), pada posisi tertentu kagok,” ujar Triantono.

Penjara dan Terapi Sosial

Meski demikian, menurut Triantono terlalu dini menyimpulkan kejahatan yang dilakukan tersangka IS mengarah pada tindakan psikopat. Hal penting yang harusnya dilakukan saat ini adalah menyelidiki profil psikis tersangka.    

“Saya tidak berani mengatakan sejauh itu (psikopat). Masih terlalu dini. Perlu untuk dipelajari jangan-jangan masih ada korban lain. Jadi tidak diketahui pada waktu terdekat, tapi mungkin dilakukan sebelumnya.”

Baca Juga:Aksi Keji Kasus Dukun Pengganda Uang di Magelang Diduga Pembunuhan Berantai

Menyelidiki profil psikis tersangka juga dapat menjadi dasar mengambil langkah hukum selanjutnya. Sebab untuk kasus pelaku kejahatan dengan ganguan psikis, hukuman penjara saja kadang tidak cukup.

Kurungan penjara tidak cukup mengubah prilaku psikologis tersangka yang menyimpang. Tanpa penanganan psikis, pelaku kriminal berpotensi mengulang kejahatan setelah keluar dari bui.

“Ini menjadi penting karena mereka yang mengalami psikologis kekerasan masa kecil, butuh perhatian publik. Mereka bukan orang yang aman. Dalam arti butuh semacam treatment yang pas di masyarakat,” pungkas Triantono.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Baca Juga:Bertambah Lagi! Korban Dukun Pengganda Uang di Magelang Jadi 4 Orang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini