facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hasil Survei: Jokowi dan Ganjar Buat Dukungan Publik Terhadap PDIP Meningkat

Budi Arista Romadhoni Selasa, 28 Desember 2021 | 16:24 WIB

Hasil Survei: Jokowi dan Ganjar Buat Dukungan Publik Terhadap PDIP Meningkat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menyambut Presiden Jokowi di Bandara Adi Soemarmo. [Dok Pemprov Jateng]

Jokowi dan Ganjar mempengaruhi dukungan publik terhadap PDIP, hal itu berdasarkan hasil survei SMRC

SuaraJawaTengah.id - Dukungan publik terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungguli partai-partai lain. Namun dukungan tersebut tidak bisa dilepaskan dari pengaruh sosok Joko Widodo dan Ganjar Pranowo.

Hal ini terungkap dalam hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” yang dirilis secara online di Jakarta Selasa, (28/12/2021).

Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Baca Juga: Ade Armando Beberkan Tiga Alasan Orang Minang Tak Suka Jokowi, Benarkah?

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasinya menunjukkan bahwa dukungan publik pada PDIP bertahan pada posisi teratas dengan 25,2 persen suara.

Angka ini membuat PDIP menjadi satu-satunya partai dengan elektabilitas yang melampaui perolehan suara pada Pemilu 2019, 19,3 persen.

Menurut Abbas, kenaikan suara PDIP yang signifikan, dari 14,03 persen pada Pemilu 2009 ketika Jokowi belum muncul dalam politik nasional menjadi 19,3 persen pada Pemilu 2019, dan cenderung bertahan bahkan menguat di posisi teratas ditunjang oleh kepuasan atas kinerja Presiden Joko Widodo dan kesukaan publik pada Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP.

Abbas menunjukkan bahwa pemilih Jokowi menjelang 2014 dibanding pemilih tokoh lain jauh lebih banyak yang memilih PDIP.

Pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi setelah Pemilu 2014 jauh lebih banyak yang memilih PDIP dibanding dengan yang tidak puas.

Baca Juga: Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Bersaing Ketat di Pilpres 2024, Menurut Survei SMRC

Abbas, melalui survei eksperimental, selanjutnya membuktikan bahwa PDIP tanpa Jokowi pada Pemilu 2014 akan mendapat suara kurang dari 14 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait