alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditreskrimum Polda Jateng Bekuk Komplotan Perampok Spesialis Pembobol Kantor Pos, 5 Lokasi Jadi Sasaran

Ronald Seger Prabowo Rabu, 12 Januari 2022 | 16:47 WIB

Ditreskrimum Polda Jateng Bekuk Komplotan Perampok Spesialis Pembobol Kantor Pos, 5 Lokasi Jadi Sasaran
Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol.Djuhandani menunjukkan barang bukti komplotan perampok spesialis kantor pos di Semarang, Rabu (12/1/2022). [ANTARA/ I.C.Senjaya]

Total ada lima lokasi yang jadi sasaran perampokan.

SuaraJawaTengah.id - Diteskrimum Polda Jateng berhasil meringkus komplotan perampok spesialisas kantor PT Pos Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah di provinsi ini.

Dipimpin Kasubdit III Jatanras AKBP Agus Puryadi atas petunjuk Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, empat orang anggota perampok itu berhasil dibekuk. 

"Total ada lima lokasi yang jadi sasaran perampokan. Dari lima lokasi, hanya tiga yang menghasilkan," kata Djuhandani.

Kelima kantor pos yang sempat disatroni komplotan tersebut masing-masing di Kabupaten Brebes, Tegal, Pekalongan, Magelang, serta Kota Tegal.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Anak, Ini Aksi Kapolda Jateng Ajak Bercanda dan Beri Motivasi Peserta

Dijuhandani memaparkan, dari keterangan pelaku, pemilihan kantor pos sebagai sasaran karena dianggap mudah dalam membobol serta diduga menyimpan banyak uang.

Selain kantor pos, kata dia, komplotan ini juga menyasar toko modern serta menara "Base Transceiver Station" (BTS).

"Komplotan ini mengambil berbagai barang, termasuk baterai di menara BTS," tegasnya.

Adapun modus yang digunakan, menurut dia, komplotan ini sudah memetakan dan kemudian merusak pintu untuk menguras harta yang ada di dalamnya.

Saat ini, lanjut dia, satu pelaku lain yang merupakan otak dari komplotan ini masih diburu. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan 363 KUHP tentang pencurian.

Baca Juga: Babak Baru, Tersangka Perampokan Gudang Rokok di Solo Siap Diserahkan ke Kejaksaan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait