facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Nama Ibu Kota Nusantara Janggal, Ernest Prakasa Disemprot Abu Janda: Minim Literasi Sejarah

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:23 WIB

Sebut Nama Ibu Kota Nusantara Janggal, Ernest Prakasa Disemprot Abu Janda: Minim Literasi Sejarah
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ibu kota negara baru (instagram.com/nyoman_nuarta)

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda menyemprot pernyataan aktris Ernest Prakasa soal nama Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia

SuaraJawaTengah.id - Aktris stand up comedy Ernest Prakasa turut mengomentari polemik penamaan Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia yang berada di Kalimantan Timur.

Melalui akun twitternya, pria berusia 39 tahun ini termasuk salah satu kalangan yang kontra dengan pemilihan nama Nusantara sebagai ibu kota baru.

Sebab menurut Ernest pemilihan nama Nusantara untuk ibu kota baru dirasa belum pas. Sehingga wajar jika banyak kalangan yang tidak setuju dengan pemilihan nama Nusantara tersebut.

"Sejak dulu makna "Nusantara" adalah keseluruhan Indonesia. Kalau dijadiin nama ibukota, buat gue sih agak janggal. Ya gak sih?," ujar Ernest melalui akun @ernestprakarsa.

Baca Juga: Menteri PPN Sebut Perjalanan Indonesia-AS Cuma 2 Jam Lewat IKN, Pengamat Penerbangan: Makin Absurd

Rupanya pernyataan Ernest tersebut ditanggapi serius oleh pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Menurutnya, pemilihan nama Nusantara sudah tepat.

Ia pun menyemprotkan Ernest yang buta akan sejarah. Sebab sejarah nama Nusantara sendiri menurut Abu Janda ada kaitannya dengan Kalimantan Timur.

"Ini akibat Ernest Prakasa minim literasi, dia males baca. Jadinya tidak tau. Padahal kata Nusantara itu sangat erat dengan sejarah Kalimantan Timur," buka Abu Janda melalui unggahan video di akun instagramnya.

"Diungkap oleh sejarah dari Samarinda yang bernama Muhammad Sarip. Kerajaan Kutai yang berlokasi di Kalimantan Timur. Dulunya sebelum bernama kerajaan Kutai, dia bernama Nusantara. Orang-orang yang tinggal di kerajaan Kutai dulu juga disebut orang Nusantara," paparnya.

Lantas Abu Janda meminta Ernest Prakasa untuk lebih memahami sejarah lagi. Sebelum ia mengkritisi persoalan nama Nusantara yang dijadikan sebagai ibu kota baru tersebut.

Baca Juga: Jokowi Pilih Ahok Jadi Calon Pemimpin IKN Nusantara, Fadli Zon Beri Saran: Cari yang Benar!

"Ernest Prakasa adalah pelajaran bagi kita semua agar tidak minim literasi. Budayakan rajin membaca dulu sebelum berbicara agar tidak kelihatan bodohnya," pungkas Abu Janda.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait