facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Pria Tega Pukul Pacarnya di Magelang, Agus Mulyadi: Mending Putus, Tanda-tanda Bencoleng

Budi Arista Romadhoni Selasa, 25 Januari 2022 | 07:02 WIB

Viral Pria Tega Pukul Pacarnya di Magelang, Agus Mulyadi: Mending Putus, Tanda-tanda Bencoleng
Unggahan video dugaan kekerasan dalam pacaran yang terjadi di Jalan Cempaka, Kemirirejo, Kota Magelang. (IG @magelang_raya).

Video dugaan kasus kekerasan dalam pacaran viral di media sosial Magelang. Peran warga dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan menjadi salah satu sorotan

Terkait kejadian pemukulan di tempat umum yang disaksikan banyak orang, Agus mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif untuk aktif mencegah tindak kekerasan.

“Orang-orang perlu sadar bahwa mereka boleh (dan bahkan perlu) untuk ‘campur tangan’ jika ada tindak kekerasan. Apalagi jika itu terjadi di depan umum,” katanya.

Kekerasan seksual paling banyak dialami perempuan yang belum menikah yaitu 34,4 persen. Sebanyak 19,6 persen diantarannya adalah kasus kekerasan fisik yang dialami pasangan pacaran.

Pelaku kekerasan kebanyakan adalah pacar korban, teman, rekan kerja, dan tetangga. Dari 10.847 pelaku kekerasan, 2.090 diantaranya adalah pacar atau teman korban.

Baca Juga: Astaga! Santri Korban Pemerkosaan di Windusari Magelang Diduga Penyandang Disabilitas Mental

Jenis kekerasan fisik yang dialami korban antara lain memukul, menampar, menendang, mendorong, mencengkram dengan keras atau disertai tindakan fisik lainnya.

Kekerasan emosional atau psikologis seperti mengancam, memanggil dengan sebutan yang mempermalukan pasangan atau menjelek-jelekan. Sedangkan kekerasan ekonomi berupa memaksa pasangan mencukupi segala keperluan hidupnya atau menguras harta pasangan.

Terlalu posesif, mengekang, atau selalu mengatur aktivitas pasangan juga dapat dikategorikan sebagai bentuk kekerasan yang sering terjadi pada pasangan pacaran.

Sebelumnya, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin saat dimintai keterangan menyatakan belum menerima laporan dugaan kasus kekerasan tersebut.

“Sampai dengan saat ini belum ada laporan baik di Polres maupun Polsek wilayah hukum Polres Magelang Kota terkait kejadian tersebut,” kata AKBP Asep Mauludin, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Peringatan HUT PDIP dan Milad PPP Berjalan Lancar, Kapolda Jateng Apresiasi Masyarakat Temanggung dan Magelang

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait