Viral! Polisi Kepung Warga Wadas yang Sedang Bermujahadah di Masjid, Warganet: Astagfirullah

Peristiwa mencekam tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @wadas_melawan, Selasa (08/02/2022).

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 08 Februari 2022 | 21:15 WIB
Viral! Polisi Kepung Warga Wadas yang Sedang Bermujahadah di Masjid, Warganet: Astagfirullah
Beredar unggahan video yang menayangkan warga di Desa Wadas, Purworejo yang di kepung ratusan polisi saat sedang bermujahadah di masjid menuai kritikan publik. [Instagram @wadas_melawan]

"Ya Allah itu polisi atau preman ya. Gak ada hati nurani sama sekali," tutur akun @rio_obla**.

"Dijajah bangsa sendiri," imbuh akun @hmdna**.

"Negara mana ini, kok bisa tidak melindungi warganya," sahut akun @dwisnu**.

Sedangkan ada beberapa warganet yang sampai menyentil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga:Geger Wadas! Viral Video Warga Dibogem Mentah Saat Diamankan Polisi, Warganet Sentil Ganjar Pranowo

"Rakyatmu pak dianiaya oleh aparat @ganjar_pranowo," sambung akun @dhoyou**.

"Masih wilayah Jawa Tengah pak @ganjar_pranowo kok meneng wae, iseh dadi gubernur porak to? Njuk wani pora," timpal akun @rendiaulia**.

Sebelumnya, polisi mengamankan 23 orang bersenjata tajam saat terjadi ketegangan dalam proses pengukuran bakal lokasi Proyek Waduk Bener di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, oleh petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN), Selasa (8/2/2022).

"Sebanyak 23 orang yang membawa senjata tajam tersebut kemudian dibawa ke Polsek Bener," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy dikutip dari ANTARA di Semarang (8/2/2022).

Menurut dia, saat pengukuran lahan sempat terjadi ketegangan antara warga yang mendukung maupun menolak proyek strategis nasional tersebut.

Baca Juga:PVRI Desak Polisi Bebaskan Seluruh Warga Desa Wadas yang Ditangkap Akibat Protes Tolak Tambang

Petugas Gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Purworejo, kata dia, sudah berada di lokasi untuk mencegah terjadinya gesekan antara kedua kelompok tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini