Jadi Ajang Promosi Pariwisata Indonesia di Dunia, Pembalap MotoGP Mengagumi Keindahan Sirkuit Mandalika

Para pebalap MotoGP mengungkapkan kesan yang beragam setelah menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 12 Februari 2022 | 13:07 WIB
Jadi Ajang Promosi Pariwisata Indonesia di Dunia, Pembalap MotoGP Mengagumi Keindahan Sirkuit Mandalika
Pembalap Team Suzuki Ecstar Alex Rins memacu sepeda motornya saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (11/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.

SuaraJawaTengah.id - Para pebalap MotoGP mengungkapkan kesan yang beragam setelah menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika untuk pertama kalinya saat trek di Pulau Lombok itu menjadi arena tes pramusim selama tiga hari pada akhir pekan ini.

Sebagian mengagumi dan mengagumi layout sirkuit sepanjang 4,3km tersebut, namun pengalaman berkendara mereka sempat terganggu dengan kondisi lintasan yang kotor pada hari pertama tes. 

Selain itu, mereka juga mengunggah keindahan sirkuit Mandalika di media sosial. Secara tidak langsung tentu saja menjadi promosi wisata di dunia. 

"Saya rasa sirkuit ini memiliki karakteristik tersendiri, berbeda dari trek lain," kata Pol Espargaro dikutip dari ANTARA  yang tampil tercepat di hari pertama, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga:Alex Rins Ingin Suzuki Benahi Aerodinamika di Sirkuit Mandalika

"Di backstraight ada area dengan perubahan arah yang cepat yang sangat menuntut fisik, tapi juga motor harus bereaksi cepat dengan perubahan arah itu.

"Pada saat yang sama dibutuhkan juga stabilitas karena banyak tikungan cepat di sini," kata pebalap tim Repsol Honda itu.

"Pada hari pertama, treknya tidak cukup bersih agar cepat, saya rasa masih ada sekitar dua detik yang bisa diperbaiki apabila treknya benar-benar bersih."

Sementara itu, juara dunia musim lalu Fabio Quartararo mengaku Sirkuit Mandalika memiliki sedikit kemiripan dengan trek lain.

"Saya rasa sirkuit ini seperti Qatar dan Thailand, dengan sedikit sentuhan Argentina di titik pengereman terakhir yang berat," kata pebalap Yamaha itu.

Baca Juga:Sirkuit Mandalika Dianggap Kotor Dan Berdebu Membuat Balapan Sempat Dihentikan

"Saya rasa ini memiliki perpaduan tikungan yang baik. Saya tidak melihat trek tertentu sebagai treknya Yamaha, karena saya rasa itu suatu kesalahan. Saya melihat ini suatu sirkuit yang normal, dan saya akan mencoba yang terbaik, ini mentalitas terbaik."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini