Komnas HAM Ungkap Adanya Kekerasan Aparat Kepolisian hingga Trauma Perempuan dan Anak Warga Desa Wadas

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara memaparkan empat temuan terkait insiden bentrok antara warga dengan aparat kepolisian di Wadas.

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Selasa, 15 Februari 2022 | 17:16 WIB
Komnas HAM Ungkap Adanya Kekerasan Aparat Kepolisian hingga Trauma Perempuan dan Anak Warga Desa Wadas
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengunjungi Desa Wadas, Bener, Purworejo. Mendesak Pemprov Jateng memberikan rasa aman bagi warganya. [suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

"Ini penting, karenanya kami Komnas HAM dengan Polda Jawa Tengah sepakat untuk koordinasi lebih intensif,  untuk mengubah pendekatan dan juga evaluasi atas setiap langkah yang ada itu kira-kira," papar dia

Komnas HAM kemudian juga meminta aparat kepolisian mengembalikkan barang-barang milik warga yang disita selama ditahan.

"Kami juga minta kepolisian untuk mengembalikan barang-barang yang disita pada tanggal 8 Februari dan memang langsung diperintahkan oleh Kapolda, Dirkrimsus untuk mengembalikan handphone dan juga senjata tajam yang sempat disita oleh aparat. Sore Kemarin saya sudah dapat foto dan informasi, HP yang sempat disita itu sudah dikembalikan ke warga," katanya.

Baca Juga:Investigasi Kasus Wadas, Komnas HAM Ungkap Kekerasan Polisi hingga Bikin Warga Ketakutan Pulang ke Rumah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak