SuaraJawaTengah.id - Beredar foto yang memperlihatkan sila pertama di Pancasila diplesetkan oleh seorang warganet viral di media sosial.
Seperti diketahui sila pertama yang tertuang di dalam Pancasila berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa".
Namun, baru-baru ini ada seorang warganet yang justru berani mengubah sila pertama tersebut. Hal itu diketahui dari unggahan tangkapan layar di akun twitter @ta_muhyiddin.
"Hanya karena tidak suka dengan pawang hujan, beraninya anda merubah sila pertama dari Pancasila. Anda @bonniewir berKTP mana?," bunyi keterangan tertulis akun tersebut.
Baca Juga:Pantang Nyerah! Meski Tubuh Sulit Bergerak, Pria Lansia Ini Tetap Giat Bekerja
Berdasarkan pantauan di unggahan tangkapan layar tersebut. Nampak @bonniewir membagikan gambar Pancasila.
Sayangnya, ia telah mengubah sila pertama dengan bunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa" diganti dengan kata-kata "Dilarang Nyewa Pawang Hujan".
Diduga plesetan sila pertama itu untuk menyindir pagelaran MotoGP Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menggunakan jasa pawang hujan.
Bahkan aksi pawang Rara Isti Wulandari belakangan ini ramai diperbincang publik. Bahkan banyak publik yang menghujat Rara lantaran dinilai melakukan ritual sirik.
Meski begitu, tak sedikit pula publik yang tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena aksi pawang hujan merupakan kearifan lokal yang dimiliki Indonesia.
Baca Juga:Jarang Digunakan, Motor Ini Jadi Sarang Tikus saat Dibongkar di Bengkel
Sontak saja unggahan foto yang memplesetkan sila pertama Pancasila itu langsung ramai dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka mengecam warganet yang berani melakukan tindakan tersebut.
- 1
- 2