Untuk pecinta pedas, adonan mendoan jumbo juga bisa dipesan sesuai permintaan dengan ditambahkan cabai merah yang dicampurkan adonan. Sasaran pembelinya pun wisatawan dari luar kota yang ingin makan mendoan dengan sensasi berbeda.
"Pembelinya kebanyakan dari luar kota dan mereka biasanya karena penasaran. Tapi kalau pengin lebih nikmat, makannya harus dalam kondisi hangat," jelasnya.
Karyawan lainnya, Widya mengklaim mendoan jumbo ini adalah yang pertama di Purwokerto. Mendoan jumbo ini tercipta, untuk menjadi ciri khas tersendiri.
"Jadi lebih unik dan mau membuat berbeda dengan lainnya," terangnya.
Mendoan jumbo ini baru ada sejak empat bulan lalu. Ada dua varian rasa yang ditawarkan, yaitu original dan cabai merah.
"Kalau mendoan jumbo baru 4 bulan belakangan ini. Sebelumnya untuk ukuran standar," tuturnya.
Karena berbeda dengan lainnya, peminat mendoan jumbo cukup banyak. Paling tidak dalam sehari bisa 50 lembar mendoan ludes terjual.
"Harganya Rp15 ribu untuk yang original. Sedangkan cabai merah Rp 17 ribu," jelasnya.
Seorang pembeli mendoan asal Bekasi, Fina Tanjung (30) mengaku penasaran dengan rasa mendoan Banyumas yang terkenal lebih enak itu. Terlebih dengan varian ukuran jumbo.
Baca Juga:5 Alasan Kalau Batagor Lebih Menggugah Selera daripada Siomai, Kamu Setuju?
"Kalau mendoan ya tahu lah. Tapi kalau yang mendoan jumbo saya tahu dari media sosial. Karena kebetulan saya juga baru banget kerja di Purwokerto, penasaran sebesar apa sih mendoannya. Ternyata memang benar-benar besar. Ini saya beli paling coba sedikit saja, nanti saya bagikan ke teman-teman sekantor. Ga mungkin lah habis sendirian," tutupnya.