Bernada Tinggi, Bupati Banyumas Tuntut Manajemen PLTA Indonesia Power, Dampak Air Lumpur Serayu: Ganti Rugi!

Bupati Banyumas, Achmad Husein akhirnya memanggil jajaran manajemen PLTA Indonesia Power Banjarnegara karena mencemari sungai serayu

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 08 April 2022 | 11:02 WIB
Bernada Tinggi, Bupati Banyumas Tuntut Manajemen PLTA Indonesia Power, Dampak Air Lumpur Serayu: Ganti Rugi!
Bupati Banyumas Achmad Husein. [Facebook].

Sementara itu General Manager (GM) PT Indonesia Power, PS Kuncoro, mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada masyarakat Banyumas atas dampak yang ditimbulkan dari flushing pekan lalu dan kemarin.

"Kami atas nama Manajemen Mrica, PT Indonesia Power mohon maklum dan minta maaf kepada teman-teman masyarakat Banyumas karena kami sudah menyusahkan. Kami nanti akan minta bimbingan dari Pemda Banyumas melalui pak bupati bagaimana kami mensimultan semua yang saat ini terdampak," ungkapnya.

Menurutnya selama 33 tahun pihaknya selalu melakukan pembukaan pintu air waduk. Khususnya pada musim hujan, intensitas dibukanya bisa lebih banyak. Bahkan dua kali seminggu.

"Itu bisa seminggu dua kali tapi kondisinya normal, dan hampir 32 tahun ini belum pernah terjadi seperti hal tadi," terangnya. 

Baca Juga:Terungkap! Penyebab Ribuan Ikan Terdampar di Tepian Sungai Serayu Banyumas, Jumlahnya Sampai 5 Ton

Pihaknya berdalih harus tetap menyelamatkan kondisi bendungan karena sudah banyaknya sedimentasi. Jika pintu air saat itu tidak dibuka, pihaknya khawatir akan membahayakan Waduk Mrica.

"Kami tergantung endapan itu muncul dimulut. Kalau itu sudah diatas satu meter, kita harus melakukan, tidak boleh over. Kalau over kalau ditutup tidak bisa dibuka, itu yang kami khawatirkan. Ibaratnya kalau bak mandi, kalau tidak bisa terbuka kan airnya meluap keluar ke atas, itu yang kami cegah kemarin," tutupnya.

Kontributor : Anang Firmansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini