facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Meski Tak Melejit Seperti Ganjar dan Anies, Ridwan Kamil Bisa Jadi Calon Kuda Hitam di Pilpres 2024

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 08 April 2022 | 18:05 WIB

Meski Tak Melejit Seperti Ganjar dan Anies, Ridwan Kamil Bisa Jadi Calon Kuda Hitam di Pilpres 2024
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan uang hasil penjualan lukisan milik penjual lukisan di Jalan Braga, Kota Bandung, yang ia bantu penjualannya lewat NFT (Non-Fungible Tokens) Opensea. Nama Ridwan Kamil patut diperhitungkan di Pilpres 2024. Meski tak melejit seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat bisa menjadi kuda hitam. [ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar]

Nama Ridwan Kamil patut diperhitungkan di Pilpres 2024. Meski tak melejit seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat bisa menjadi kuda hitam

Menurutnya moncernya tingkat kedisukaan publik pada Ridwan Kamil terbilang penting dipantau mengingat angkanya terbilang tinggi, karena bisa mengungguli Ganjar Pranowo sebesar 84 persen.

Sirodjudin menilai popularitas RIdwan Kamil yang cukup tinggi di angka 65 persen menjadi modal kuat mengingat posisinya yang tidak ada di panggung nasional.

Jika tingkat popularitas dan kedisukaan tinggi, menurutnya maka bisa menentukan potensi dan tingkat elektabilitas Ridwan Kamil ke depan.

Karena orang logikanya begini, orang kenal dulu, setelah itu suka tau tidak, kalau suka paling mungkin untuk memilih ketika suka. Karena tidak mungkin orang harus suka dulu baru dipilih," ujarnya.

Baca Juga: Hadapi Pilpres, Gerindra: Prabowo Utamakan Subtansi Ketimbang Gimmick Politik Cuma Buat Survei

Populasi survei SMRC ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah Berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84 persen.

Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,12 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

Baca Juga: Duet Anies-Puan di Pilpres 2024 Ternyata Paling Difavoritkan Versi Hasil Survei indEX

Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti dan waktu wawancara lapangan 13 hingga 20 Maret 2022.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait