- Michael Bambang Hartono, pemilik Como 1907 dan bos Djarum, meninggal dunia di Singapura, Kamis (19/3/2026).
- Almarhum dikenal atas kontribusinya membangun kerajaan bisnis besar dan kepedulian sosial Indonesia.
- Dedikasi beliau dalam olahraga, terutama bulu tangkis, telah melahirkan banyak atlet berprestasi untuk bangsa.
SuaraJawaTengah.id - Kabar duka datang dari dunia industri, olahraga dan sepak bola Liga Italia.
Pemilik klub Serie A, Como 1907 sekaligus bos PT Djarum, Michael Bambang Hartono meninggal dunia.
Dari informasi yang dihimpun, Bambang menghembuskan napas terakhir Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 di Singaputa dalam usia 86 tahun.
Ucapan duka pun disampaikan berbagai pihak, termasuk owner klub Kendal Tornado FC, Junianto.
Baca Juga:Pegadaian Championship: Jaga Atmosfer Kompetisi, Kendal Tornado FC Jamu Persibangga
Bagi Anto, sapaan akrabnya, Bambang hartono merupakan sosok inspiratif di dunia usaha lewat perjalanan panjangnya.
"Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kabar duka ini. Beliau merupakan sosok pebisnis favorit saya," kata Anto.
Dia memaparkan, mendiang Bambang Hartono selama hidupnya bukan hanya membangun kerajaan bisnis besar, tetapi juga dikenal luas melalui kontribusinya di bidang sosial, pendidikan dan olahraga.
"Kiprah beliau menjadikan nama Djarum tidak hanya identik dengan industri, tetapi juga dengan berbagai program pengembangan generasi muda di Indonesia," jelas dia.
Ia menuturkan bahwa almarhum merupakan figur teladan yang mampu menggabungkan kesuksesan bisnis dengan kepedulian sosial.
Baca Juga:Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
Menurutnya, dedikasi Bambang Hartono dalam mendukung dunia olahraga, khususnya bulu tangkis, telah melahirkan banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa.
"Beliau bukan hanya pengusaha sukses, tetapi juga sosok yang memberi dampak nyata bagi banyak orang. Semangat dan visinya akan terus menjadi inspirasi bagi kami," ungkap Junianto. (*)