facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Koalisi dengan Partai Golkar dan PPP, PAN Jateng: Upaya Membangun Kesamaan Gagasan

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 27 Mei 2022 | 11:00 WIB

Soal Koalisi dengan Partai Golkar dan PPP, PAN Jateng: Upaya Membangun Kesamaan Gagasan
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa gelar pertemuan bahas kerja sama dan kemungkinan koalisi pada Pilpres 2024 mendatang di Rumah Heritage Jakarta pada Kamis (12/5/2022) malam. [Suara.com/Bagaskara]

PAN Jateng ikut mendukung keputusan koalisi dengan Partai Golkar dan PPP, hal itu bertujuan untuk membangun kesamaan gagasan

SuaraJawaTengah.id - Pelaksana Tugas Ketua DPW Partai Amanat Nasional Provinsi Jawa Tengah Zainudin Maliki mengatakan bahwa koalisi PAN dengan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diinisiasi oleh masing-masing ketua umum partai itu untuk membangun kesamaan gagasan.

Hal itu tentu saja mendapatkan dukungan dari pengurus partai politik yang berada di daerah.  

"Jangan hanya dibaca koalisi untuk mengerucut ke arah pilihan elektoral, pilihan nama yang akan berkompetisi pada pilpres mendatang, namun lebih pada upaya membangun kesamaan gagasan," kata Zainudin dikutip dari ANTARA di Semarang, Kamis (26/5/2022).

Menurut dia, fokus kesamaan gagasan itu diperlukan agar Pemilu 2024 menjadi pemilu yang berkualitas dengan sejumlah indikatornya.

Baca Juga: Keluh Kesah Ketum PAN Ke Ketua KPK, Minta Bantu Hapus Presidential Threshold 20 Persen Hingga Kampanye Dibiayai Negara

Ia menyebutkan indikator dari pemilu yang berkualitas dan berintegritas yakni dapat memilih pemimpin yang punya kapasitas dan integritas untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang kuat yang makin dekat kepada terwujudnya cita-cita nasional.

Kemudian, bisa menyelesaikan berbagai permasalahan, baik masalah-masalah yang berurusan dengan ekonomi, politik, maupun sosial.

Indikator pemilu berkualitas lainnya, lanjut dia, bisa menjadi media pendidikan politik sehingga politik di Indonesia tidak hanya menjadi instrumen demokrasi prosedural tapi demokrasi yang substansial.

"Pendidikan politik bisa mengajarkan perbedaan pilihan dukungan, menjadikan rakyat dewasa meskipun beda pilihan. Itu yang sangat kita butuhkan dan membangun kesamaan gagasan itu menurut saya, strategis," ujarnya.

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jateng Masruhan Syamsurie saat dihubungi terpisah melalui WhatsApp mengaku masih disibukkan dengan adanya reses di daerah pemilihan sehingga belum menindaklanuti atau mengomentari koalisi dengan PPP, Partai Golkar, dan PAN.

Baca Juga: Figur Capres dan Cawapres 2024 Teratas dari Hasil Survei Siap-siap Diusung Koalisi Indonesia Bersatu

"Karena ini kami beberapa hari ini di dapil, agenda reses jadi belum sempat ketemu dengan pimpinan kedua partai tersebut," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait