facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kebakaran Hebat Menimpa Pabrik Pengolahan Kayu di Purbalingga, Begini Kondisinya

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 28 Mei 2022 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat Menimpa Pabrik Pengolahan Kayu di Purbalingga, Begini Kondisinya
Petugas gabungan melakukan upaya pendinginan terhadap sisa-sisa kebakaran yang melanda pabrik pengolahan kayu PT Karya Bhakti Manunggal, Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (28/5/2022). [ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Purbalingga]

Lokasi pabrik pengolahan kayu tersebut hanya berbatasan tembok dengan PT Sun Chang Indonesia.

SuaraJawaTengah.id - Kebakaran hebar menimpa pabrik pengolahan kayu PT Karya Bhakti Manunggal (KBM) di Kelurahan Mewek, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (28/5/2022).

Beruntung, petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran sehingga tidak meluas ke area lainnya.

"Alhamdulillah, kebakaran dapat dipadamkan, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kembali normal," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Purbalingga Umar Fauzi dilansir dari ANTARA.

Kendati api telah padam, dia mengatakan petugas gabungan hingga pukul 12.38 WIB masih melakukan upaya pendinginan di lokasi pabrik PT KBM.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Hantam Kios Sembako dan Toko Emas di Jepara, Begini Kronologinya

Menurut dia, kebakaran yang menimpa PT KBM terjadi pada hari Sabtu (28/5), pukul 10.00 WIB.

"Satu unit ruangan pengering kayu alba di PT KBM, Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah, terbakar habis," paparnya.

Ia mengatakan petugas gabungan yang terdiri Tim Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga dan BPBD Kabupaten Purbalingga yang menerima informasi tersebut segera datang ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak menjalar ke pabrik bulu mata palsu PT Sun Chang Indonesia yang bersebelahan dengan PT KBM.

Dalam hal ini, lokasi pabrik pengolahan kayu tersebut hanya berbatasan tembok dengan PT Sun Chang Indonesia.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," kata Umar.

Baca Juga: Tragis, 11 Bayi Baru Lahir Tewas Saat Rumah Sakit di Senegal Terbakar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait