Pedagang Warmindo di Magelang Galau Harga Mie Instan Naik, Suarakan Nasib Pelanggan Berkantong Tipis

Dampak krisis gandum menyebabkan pemilik warung Indomie bersiap menaikkan harga

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:05 WIB
Pedagang Warmindo di Magelang Galau Harga Mie Instan Naik, Suarakan Nasib Pelanggan Berkantong Tipis
Warung Indomie Roda Dua di Jalan Mertoyudan 1, Kabupaten Megelang menyasar pelanggan pelajar dan mahasiswa. Sajian mie instan menjadi andalah warga berkantong tipis. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

“Kalau jadi naik ya tetap merepotkan masyarakat. Kalau untuk pegawai mungkin nggak masalah. Tapi untuk anak-anak sekolah yang saya sayangkan. Mereka nggak terjangkau lagi untuk beli Indomie,” ungkap dia.

Eko baru 4 bulan belakangan ini membuka warung yang menyajikan mie instan. Warung mie instan itu dibukanya jadi satu dengan kios ikan hias.

“Lumayan dari hasil jualan ikan hias bisa untuk bayar wifi, air, dan listrik. Ada modal sedikit-sedikit yang bisa kita putar untuk warung Indomie,” paparnya.

Menurut Eko, penyesuaian harga sajian mie instan di warungnya akan bergantung pada kenaikan harga yang nantinya ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:Suara Pedagang Warmindo Yogya Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat

“Kalau nanti Indomie harga per bungkus naik jadi Rp3 ribu atau Rp4 ribu, kita bingung juga mau bagaimana,” jelas dia.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini