Rangking 3 Terendah Se-Indonesia, Inflasi di Jateng Dipastikan Bisa Terkendali

Inflasi di Jateng masih terkendali dari Januari-Agustus 2022 adalah 3,87 persen, angka tersebut menjadi terendah ketiga nasional

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 September 2022 | 07:11 WIB
Rangking 3 Terendah Se-Indonesia, Inflasi di Jateng Dipastikan Bisa Terkendali
Ilustrasi BBM naik.Inflasi di Jateng masih terkendali dari Januari-Agustus 2022 adalah 3,87 persen, angka tersebut menjadi terendah ketiga nasional. [Suara.com/Ema Rohimah]

Setidaknya ada lima langkah yang telah disampaikan Rahmat kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Pertama penggunaan anggaran belanja tida terduga untuk subsidi harga transportasi. Kedua mempercepat pembahasan dan penyaluran alokasi 2 persen dari Dana Alokasi Umum.

Ketiga ada mekanisme operasi pasar yang dilakukan oleh BUMD pangan, subsidi tarif angkutan umum. Terakhir penyaluran bansos non tunai.

"Insyaallah dilihat dari inflasi Year to Date yang cuma 3,87 persen, mudah-mudahan mentok batas atas 4 persen. Agustus juga terjadi deflasi, mudah-mudahan masih rendah untuk inflasinya," ujar Rahmat.

Ia menyebut, jika strategi untuk menekan inflasi tepat Pemprov Jateng bisa menekan inflasi di akhir tahun. Selain itu, peran pemerintah diharap dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi di Jateng.

Baca Juga:Ridwan Kamil Bikin Sayembara Arti TPID, Jawaban Netizen Bikin Ngakak: Tempat Penitipan Istri Dua

Dikatakan Rahmat, pada triwulan 2 2022 ekonomi Jateng tumbuh 5,66 persen. Ini menurutnya cukup impresif karena di triwulan 1 2022 ekonomi Jateng mencatatkan 5,12 persen.

"Pertumbuhan didorong konsumsi rumah tangga dan ekspor. Jika daya beli masyarakat dijaga dengan pemberian bansos, subsidi transportasi dan ekspor meningkat, maka di triwulan ke 3 akan ada peningkatan pertumbuhan ekonomi," pungkas Rahmat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini