Sesuaikan Menu Sarapan dengan Jenis Aktivitas, Begini Penjelasan Ahli Gizi

Ahli Ggizi meminta masyarakat menyesuaikan menu sarapan dengan aktivitas harian karenakebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 18 September 2022 | 06:00 WIB
Sesuaikan Menu Sarapan dengan Jenis Aktivitas, Begini Penjelasan Ahli Gizi
Ilustrasi sarapan pagi. Ahli Ggizi meminta masyarakat menyesuaikan menu sarapan dengan aktivitas harian karena kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda. (Pixabay/the5th)

SuaraJawaTengah.id - Dokter Gizi Klinik Siloam Hospitals TB Simatupang Jakarta dr. Christopher Andrian berpesan agar masyarakat menyesuaikan menu sarapan dengan aktivitas harian karena kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda.

"Tergantung, habis sarapan itu kita mau ngapain? Kalau habis sarapan terus tidur lagi kira-kira penting nggak? Istilahnya, sarapan itu kan bahasa Inggrisnya breakfast ya. Mem-break fasting, karena kita sudah puasa selama tidur," jelas Christopher dikutip dari ANTARA pada Minggu, (18/9/2022)

Kini, salah satu jenis diet yang cukup banyak dilakukan adalah intermittent fasting. Pola diet ini dilakukan dengan cara menentukan jadwal makanan di jam-jam tertentu. Menurut Christopher, pola diet ini juga dapat membantu menurunkan berat badan.

"Nah ada juga sekarang istilahnya kalau diet itu intermitten fasting. Itu kita tidak makan sampai jam tertentu. Biasanya mereka rapel jam makannya dari jam 12 siang sampai jam 5 sore misalnya. Ini ada plus minusnya sebetulnya. Karena kalau misalnya kita kasih detail seperti itu berarti dia cuma punya waktu makan itu pendek. Mau makan apa saja bebas yang penting dari jam 12 sampai jam 5," papar Christopher.

Baca Juga:Deretan Menu yang Disantap Ratu Elizabeth II, Sarapan hingga Makan Malam

"Secara nggak langsung dia mengurangi total impact hariannya. Bisa turun nggak berat badan? Ya bisa-bisa saja karena dia nggak sarapan. Itu berarti dia mengurangi impact kalori hariannya. Tapi tergantung makanannya apa. Balik lagi sama kebiasaan," sambungnya.

Namun, Christopher juga menegaskan agar masyarakat waspada dalam menjalankan program diet tersebut. Sebab, di kondisi kesehatan tertentu, sarapan sangatlah penting. Misalnya seperti penderita maag atau penderita diabetes.

Sehingga, Christopher mengatakan sebelum memilih jenis diet, cobalah untuk mengenali diri sendiri lebih dulu. Dengan demikian, diet pun akan lebih efektif dan lebih sehat.

"Kalau ditanya sarapan apa nggak, sehat apa nggak, misal orang yang ada sakit maag, orang yang ada sakit gula, diabetes, lebih baik sarapan supaya gula darahnya lebih stabil. Supaya lambung kerjanya nggak berat. Makanya pentingnya sarapan untuk itu. Apalagi kalau yang aktivitasnya tinggi," ujar Christopher.

"Kalau aktivitas tinggi terus nggak makan, risiko untuk gula darah kita drop itu besar. Apalagi sekarang banyak yang menghindari karbo. Padahal itu masih kita perlukan untuk konsentrasi, suplai darah ke otak. Karena kalau kekurangan gula, bisa lemas, gemetar, bahkan mengganggu konsentrasi," imbuhnya.

Baca Juga:Bikin Toast Pakai Air Fryer, Wanita Ini Takjub dengan Hasilnya: Aku Tidak Akan Memanggang Roti dengan Cara Lain

Terakhir, dia juga menegaskan agar orang yang sedang menjalani diet penurunan berat badan untuk tidak mengonsumsi dua atau tiga jenis karbohidrat sekaligus. Sebab, hal ini justru akan menggagalkan diet dan dapat mengganggu kesehatan.

"Kalau mau sarapan prinsipnya jangan mengkombinasikan dua atau tiga jenis karbo dalam sekali makan. Ini buat yang mau turunin berat badan ya. Jadi kalau misalnya makan roti, pilihlah isian dengan sumber protein, sumber lemak yang baik dan juga serat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak