Tak Jadi Beli, Pihak Twitter Terus Kejar Elon Musk, Bakal Lakukan Wawacara Tertutup

Twitter akan meminta keterangan dari Elon Musk soal keputusannya mundur dari pembelian perusahaan media sosial tersebut

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 27 September 2022 | 10:03 WIB
Tak Jadi Beli, Pihak Twitter Terus Kejar Elon Musk, Bakal Lakukan Wawacara Tertutup
CEO SpaceX, Elon Musk.  Twitter akan meminta keterangan dari Elon Musk soal keputusannya mundur dari pembelian perusahaan media sosial tersebut. [ANGELA WEISS / AFP]

SuaraJawaTengah.id -  Twitter akan meminta keterangan dari Elon Musk soal keputusannya mundur dari pembelian perusahaan media sosial tersebut.

Berdasarkan informasi di berkas pengadilan, wawancara ini akan berlangsung mulai Senin hingga Rabu, jika diperlukan, seperti disiarkan Reuters, Selasa.

Beberapa narasumber yang dirahasiakan mengatakan tidak ada wawancara dengan Elon Musk pada Senin (26/9) waktu setempat, namun mereka tidak tahu alasan penundaan dan apakah wawancara akan berlangsung pada hari lainnya.

Wawancara ini dikabarkan melibatkan para petinggi Twitter dan dilakukan secara tertutup.

Baca Juga:CEK FAKTA: Beredar Video Kerusuhan Massa yang Ikut Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta, Benarkah?

Twitter menolak memberi keterangan atas informasi ini, sementara pengacara Elon Musk belum memberi keterangan.

Tim pengacara Twitter diperkirakan akan menggunakan wawancara ini untuk menunjukkan bahwa Musk mundur dari kesepakatan bisnis karena pasar finansial sedang jatuh, bukan karena Twitter menyesatkan dia soal data pengguna dan keamanan.

Kasus Twitter versus Elon Musk sudah masuk ke pengadilan, sidang selama lima hari dijadwalkan berlangsung mulai 17 Oktober.

Kedua pihak menjadwalkan sejumlah wawancara dengan saksi untuk mengumpulkan bukti.

CEO Twitter Parag Agrawal dijadwalkan diwawancarai tim pengacara Elon Musk pada Senin waktu setempat, namun, para narasumber mengatakan kegiatan itu ditunda.

Baca Juga:Apa itu Somasi? Surat yang Dilayangkan Es Teh Indonesia kepada Pelanggan yang Kritik Produknya

Pendiri dan mantan CEO Twitter Jack Dorsey dijadwalkan bertemu tim Elon Musk pekan depan. [ANTARA]

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak