Ingin Gagalkan Tekad Kemenangan Perdana Nusantara United di Kandang, PSCS Cilacap Pastikan Tampil Impresif

Sampai pertandingan ke enam, saat berlaga tandang, tim berjuluk hiu selatan tercatat selalu pulang dengan membawa poin.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 30 September 2022 | 22:25 WIB
Ingin Gagalkan Tekad Kemenangan Perdana Nusantara United di Kandang, PSCS Cilacap Pastikan Tampil Impresif
Pelatih PSCS Cilacap, Hendri Susilo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan menjelang pertandingan melawan Nusantara United di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jumat (30/9/2022). [Suara.com/Anang Firmansyah]

SuaraJawaTengah.id - Guna melanjutkan tren positif saat bertanding di kandang lawan, skuad PSCS Cilacap siap tampil dengan permainan impresif.

Sampai pertandingan ke enam, saat berlaga tandang, tim berjuluk hiu selatan tercatat selalu pulang dengan membawa poin.

Pelatih kepala PSCS Cilacap, Hendri Susilo menjelaskan untuk pertandingan besok hari ia akan menginstruksikan kepada anak asuhannya agar bisa bermain baik dan disiplin.

"Insyaallah kita bisa tampil baik dan bagus sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal," katanya dalam jumpa pers menjelang pertandingan melawan Nusantara United, di Kota Magelang, Kamis (30/9/2022).

Baca Juga:Persipura Hadapi Persewar Waropen di Derbi Papua, Manajer: Wajib Menang!

Pertandingan sendiri rencananya akan digelar Sabtu (1/10/2022) pukul 15.15 WIB di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang. Tim PSCS Cilacap memboyong 18 pemain dalam lawatannya kali ini.

Hendri tidak ingin memandang sebelah mata lawannya yang saat ini menjadi juru kunci klasemen. Terlebih jarak poin antar tim yang sangat tipis. Berapapun poin yang diraih akan mempengaruhi papan klasemen.

Ia meminta kepada anak asuhannya agar waspada kebangkitan tim Nusantara United. Meski begitu seluruh pemain diinstruksikan agar tidak memandang siapapun lawan yang akan dihadapi. Karena kemampuan pemain di Liga 2 menurutnya sama rata.

"Saya pikir pertandingan besok pasti seru. Karena kedua tim sama-sama butuh poin ya untuk mengamankan posisi. Kita sudah menganalisis permainan lawan. Mungkin juga sebaliknya begitu," terangnya.

Ia mengeluhkan jadwal pertandingan yang sangat padat. Karena kondisi fisik pemain yang digembleng habis-habisan. Terlebih lokasi pertandingan yang dijalani berjarak ratusan kilometer.

Baca Juga:Persewar Waropen vs Persipura, Panpel Siapkan 7000 Tiket

"Yang jadi sedikit pertanyaan itu jarak pertandingan yang mepet-mepet. Itu yang saya khawatirkan. Makanya kita juga sudah konsultasi sama dokter dan tim pelatih. Makanya kita jaga istirahat dan pola makannya," jelasnya.

News

Terkini

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyorot kesejahterakan guru honorer, ia meminta kepala daerah memberikan upah yang layak minimal UMK

News | 10:51 WIB
Tampilkan lebih banyak