Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional, Begini Sakralnya Tradisi Baritan Asemdoyong Pemalang saat Bulan Suro

Selain sebagai bentuk syukur para nelayan, tradisi ini juga dipercaya bisa mendatangkan rezeki.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 12:32 WIB
Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional, Begini Sakralnya Tradisi Baritan Asemdoyong Pemalang saat Bulan Suro
Tradisi Baritan di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. [Istimewa]

Sementara manganan dilakukan setelah selesai masrahaken sesaji dan bisanya berlangsung meriah. Dalam acara ini, pengunjung saling berebut makanan. 

"Masyarakat percaya apabila memakan makanan yang ada dalam pelarungan sesaji, maka apa yang diinginkan bisa tercapai dan mendapatkan rezeki yang berlimpah," ujar Yusuf.

Sebelumnya diberitakan, ‎karya budaya di wilayah Jawa Tengah yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional bertambah 16 menjadi 119 pada 2022.

‎Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Eris Yunianto mengatakan, pada 2022, pihaknya mengusulkan 16 warisan budaya tak benda ke tingkat nasiona untuk diuji, dinilai, dan dikaji kelayakannya.

Baca Juga:Unesco Serahkan Sertifikat Gamelan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

"Dari usulan itu, diakui semua jadi karya budaya berpredikat nasional. Dengan bertambahnya warisan budaya tak benda itu, maka total ada 119 karya budaya asal Jateng yang berpredikat warisan budaya tak benda nasional," kata Eris diansir dari ANTARA, Rabu (5/10/2022).

Karya budaya yang diakui sebagai warisan budaya tak benda pada 2022 tersebut , antara lain Wayang Orang Ngesti Pandowo, Warak Ngendog, Telur Mimi Kendal, Barongan Kudus, Jenang Kudus, Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus, Tenun Troso Jepara, Tempe Kemul Wonosobo, Baritan Asemdoyong, dan Ngabeungkat Dawuan.

Kontributor : F Firdaus

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini