Dugaan Pelecehan Seksual Penumpang Perempuan di Bus Trans Banyumas, Ini Penjelasan Direktur PT Trans Banyumas Raya

Kejadian tersebut terekam CCTV dan diunggah akun @trans.banyumas.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:05 WIB
Dugaan Pelecehan Seksual Penumpang Perempuan di Bus Trans Banyumas, Ini Penjelasan Direktur PT Trans Banyumas Raya
Tangkapan layar yang menunjukkan dugaan tindak pelecehan seksual di atas Bus Trans Banyumas koridor II jurusan Patikraja-Baturraden. [Dokumentasi CCTV Trans Banyumas]

SuaraJawaTengah.id - Jagad media sosial Instagram di Kabupaten Banyumas tengah diramaikan dengan kasus pelecehan seksual seorang pria terhadap penumpang perempuan di atas Bus Trans Banyumas. Kejadian tersebut terekam CCTV dan diunggah akun @trans.banyumas.

Dalam tangkapan layar yang diunggah akun tersebut menjelaskan ketidaknyamanan yang dialami seorang penumpang. Pihak pengelola meminta maaf dengan adanya kejadian ini.

"Mohon maaf, para penumpang Trans Banyumas atas ketidaknyamanannya. Hari ini kami telah memaksa turun seorang penumpang yang mengganggu penumpang lain. Terima kasih untuk Driver yang sudah melakukan SOP dengan tepat dan cepat," tulis akun @trans.banyumas dalam unggahannya, Kamis (6/10/2022).

Pengelola akun Instagram Trans Banyumas mengimbau kepada penumpang agar berani berteriak jika kejadian serupa terulang saat berada di Bus Trans Banyumas.

Baca Juga:Jadi Korban Pelecehan Seksual di Bengkel, Curhatan Wanita Ini Bikin Warganet Meradang

"Untuk para penumpang kami harapkan segera teriak atau lapor ke driver jika ada penumpang yang menggu atau ada kejadian yang tidak sewajarnya. Terima kasih," lanjutnya.

Saat dikonfirmasi, Direktur Trans Banyumas PT Banyumas Raya, Ipung Marsikun menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya pelecehan seksual terjadi di atas Bus Trans Banyumas koridor II jurusan Patikraja-Baturraden.

"Kronologi awalnya pelaku duduk di belakang kemudian berdiri dan sambil mengajak ngobrol dengan seorang penumpang di depannya. Kemudian sambil bergelantungan dan menempelkan bagian alat vitalnya ke penumpang di depannya," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (7/10/2022).

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, pelaku merupakan seorang pria berjaket merah dan bercelana pendek berusia sekitar 30 tahun.

Saat itu kondisi bus tidak terlalu sesak, sehingga tidak ada penumpang yang berdiri. Namun, tiba tiba pria tersebut beranjak dari tempat duduknya dan berdiri di depan perempuan berpakaian biru hingga membuat perempuan tersebut tidak nyaman.

Baca Juga:Penjual Dodol Garut Grogi saat Salah Naik Bus Gegara Hal Ini, Publik: Mentalnya Kuat Banget

"Kondisi bus sebenarnya tidak penuh, sesuai dengan bangku. Tidak ada yang sampai berdiriz tetapi pelaku langsung berdiri sambil gelantungan, korban tahu dan merasa risih hingga duduknya bergeser," terangnya.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak