Warga Lengkong Geruduk Pendopo Pemkab Banjarnegara, Ancam Semua RT Mundur Jika Kades Tidak Dipecat

Sebelumnya, Pemda sudah memberikan sanksi administrasi kepada Kades Lengkong dan kemudian dilanjutkan dengan pemberhentian sementara.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:54 WIB
Warga Lengkong Geruduk Pendopo Pemkab Banjarnegara, Ancam Semua RT Mundur Jika Kades Tidak Dipecat
Warga Desa Lengkong, Rakit, Geruduk Pendopo Dipayudha Adigraha desak Pemda Turunkan Kadesnya, Jumat (7/10/2022)/ [Suara.com/Citra Ningsih]

SuaraJawaTengah.id - Drama warga tuntut kepala Desa Lengkong masih berlanjut. Semua RT bahkan mengancam akan mengundurkan diri jika tuntutannya tidak dikabulkan.

Sebelumnya, warga Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah melakukan demo di kantor desa. Warga mendesak agar Kades Lengkong dipecat atau diberhentikan secara tetap lantaran telah melakukan perzianaan berulang kali.

Aksi yang dilakukan oleh ratusan warga tersebut langsung diproses oleh pihak pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Warga mendesak pemerintah segera memutuskan dan mencopot jabatan Kades bernama Yayah Widiantoro.

Hari ini, warga kembali melakukan demo menagih janji pemerintah dalam menindaklanjuti tuntutan warga untuk menurunkan Kades Lengkong. Warga berbondong-bondong mendatangi Pendopo Dipayudha Adigraha sambil berteriak menyuarakan tuntutannya, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga:CEK FAKTA: Beredar Kabar Jokowi Mundur sebagai Presiden pada Akhir September 2022, Benarkah?

PJ Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto didampingi oleh instansi terkait melakukan mediasi dengan perwakilan warga.

Pihak warga tetap menuntut Pemkab Banjarnegara untuk memecat Kades Lengkong secara tetap. Jika tidak dikabulkan, pihaknya akan mengambil tindakan yang lebih besar.

Ketua Paguyuban RT Desa Lengkong, Sartono Joyo Saputro menyatakan, dirinya bersama semua RT di Desa Lengkong akan mengundurkan diri jika pemda tidak memberhentikan Kadesnya.

"Kami sepakat, semua RT akan mundur jika kades tidak diberhentikan secara tetap,"ungkapnya.

PJ Bupati Banjarnegara mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dan rapat internal. Pemda mengambil langkah pemberian sanksi sesuai aturan yang ada.

Baca Juga:Kader Berbondong-bondong Mundur Imbas Deklarasi Anies Baswedan, Nasdem: Wajar

"Terkait dengan kasus itu, tim kode etik sudah bekerja dengan baik, sudah melakukan pemeriksaan saksi, kades dan lainnya, kami pun sudah melakukan rapat internal. Sudah ada putusan pemberhentian sementara berdasarkan peraturan hukum UU No 6 tahun 2014 peraturan Bupati untuk tahapan menjatuhkan sanksi,"jelasnya.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak