Progres Pembangunan Hampir 100 Persen, Legislatif Minta Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II Segera Dioperasikan

Progres Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ruas Sayung-Demak sudah hampir 100 persen, jalan tersebut bakal bisa memecah kemacetan yang sekarang ini terjadi

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:52 WIB
Progres Pembangunan Hampir 100 Persen, Legislatif Minta Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II Segera Dioperasikan
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak oleh Kementerian PUPR. [ANTARA/HO-BPJT Kementerian PUPR]

SuaraJawaTengah.id - Anggota DPR RI Abdul Wachid, meminta agar Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ruas Sayung-Demak yang progres pembangunannya hampir 100 persen, dapat segera dioperasikan sebagai upaya mengurai kemacetan lalu lintas di jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah.

"Jalan Tol Semarang-Demak ruas Sayung-Demak bisa dibuat mengatasi kemacetan akibat pembangunan Jembatan Wonokerto dengan mengalihkan mobil kecil bisa lewat jalur tol adapun bus dan truk tetap lewat jalur pantura," kata Abdul dikutip dari ANTARA di Semarang, Kamis (20/10/2022).

Menurut dia, pembangunan jembatan yang menghubungkan jalur pantura Semarang-Kudus itu berefek serius terhadap kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalur pantura Jawa Tengah.

"Akibat pembangunan jembatan Wonokerto-Demak, jalur pantura macet parah sudah berbulan-bulan," ujar anggotda dewan dari Fraksi Partai Gerindra itu.

Baca Juga:Capex Rp4,3 Triliun, PT PP Selesaikan Proyek Tol Semarang-Demak Hingga Rumah Indonesia di Mekkah

Selain itu kemacetan tersebut juga berdampak serius terhadap perekonomian warga pantura sehingga kalau dihitung secara ekonomi kerugian masyarakat pengguna jalan pantura bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

Menurut dia, kerugian secara ekonomi terjadi karena moda transportasi sebagai penunjang pergerakan ekonomi masyarakat terhambat mobilitasnya.

"Jelas berdampak ke mobil angkutan barang, angkutan jasa serta pengguna jalan pribadi, bayangkan berapa BBM yang terbakar akibat antrean yang rata-rata dua sampai tiga jam dengan ribuan mobil selama 24 jam," katanya.

Dampak kemacetan tersebut, lanjutnya,  juga berpengaruh terhadap kualitas barang yang diangkut. Oleh karena itu Wachid menyarankan agar tim pengawasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sering cek atau sidak lokasi proyek.

"Mestinya jenis pekerjaan proyek di jalur utara baik jalan maupun jembatan dikerjakan 24 jam penuh dengan tiga shift pekerjaan. Biar cepat selesai atau jalur tol Demak-Sayung yang pekerjaannya sudah 90 persen, bisa di buat mengatasi kemacetan dengan mengalihkan mobil kecil bisa lewat jalur tol adapun bus dan truk tetap lewat jalur pantura," ujarnya.

Baca Juga:Proyek Tol Semarang - Demak 1A Dikerjakan Perusahaan China, Jatah BUMN 'Hanya' 40 Persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak