Duh! Stunting, Kemiskinan Ekstrem, dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Masih Menjadi Masalah Serius di Jateng

Untuk penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pemberdayaan penyandang disabilitas sepertinya perlu dorongan lebih sebagai program prioritas Pemprov Jateng

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 21 Maret 2023 | 10:54 WIB
Duh! Stunting, Kemiskinan Ekstrem, dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Masih Menjadi Masalah Serius di Jateng
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko. [Dok Istimewa]

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan dalam pembangunan daerah memang tidak melulu hanya tentang pembangunan fisik. Meskipun usulan terbanyak dalam setiap Musrenbangwil selalu saja tentang pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan kita hari ini rasanya masih maskulin, kesetaraan gendernya belum. Maksudnya, semua orang berpikir bahwa membangun itu soal fisik. Terima kasih saya sudah dikasih contoh bagaimana menangani stunting, PTP, dan peningkatan IPM," kata Ganjar saat memimpin Musrenbangwil Purwomanggung (Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung, dan Kota Magelang) di Aula PT Geo Dipa, Kabupaten Wonosobo, Senin (20/3/2023).

Di luar infrastruktur, lanjut Ganjar, pembangunan yang perlu digenjot adalah mengenai penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, dan aksesibilitas penyandang disabilitas. Stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus yang musti dikejar sebagaimana instruksi dari pemerintah pusat.

"Kita diingatkan terus menerus dan saya senang bagaimana penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, aksesibilitas penyandang disabilitas ini luar biasa. Kita cek aja, gedung ini sudah ada akses untuk disabilitas apa belum," paparnya.

Baca Juga:Tekan Angka Stunting, Desa Jragung Demak Dapat Bantuan Ambulans

Berikutnya yang menjadi fokus adalah tentang kesetaraan gender. Sebab dalam dialog ada perwakilan kelompok perempuan, yakni dari Aisiyah Kabupaten Magelang, tentang kesetaraan yang belum sepenuhnya dapat dilakukan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini