Dedengkot Panser Biru Murka Usai Ciduk Orang Gunakan Tanda Pengenal Palsu ke Stadion Jatidiri

Dedengkot Panser Biru, Kepareng alias Wareng menemukan co card atau tanda pengenal palsu untuk mengakses secara gratis ke Stadion Jatidiri

Budi Arista Romadhoni
Senin, 04 September 2023 | 10:59 WIB
Dedengkot Panser Biru Murka Usai Ciduk Orang Gunakan Tanda Pengenal Palsu ke Stadion Jatidiri
Dedengkot Panser Biru, Kepareng alias Wareng menemukan co card atau tanda pengenal palsu untuk mengakses secara gratis ke Stadion Jatidiri. [Instagram]

SuaraJawaTengah.id - Usai pertandingan PSIS Semarang melawan Bali United, Sabtu (2/9/2023) malam. Dedengkot Panser Biru, Kepareng alias Wareng menemukan co card atau tanda pengenal palsu untuk mengakses secara gratis ke Stadion Jatidiri.

Melalui akun instagramnya, Wareng memposting diduga co card palsu yang digunakan oleh Wahyu Eko P.

"Wahyu Eko kamu nemui aku baik-baik atau tak temui secara tidak baik," kata Wareng dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian Wareng beserta jajaran pengurus Panser Biru berhasil bertemu dengan yang bersangkutan di PSIS Store Ruko Stadion Citarum.

Baca Juga:5 Fakta Laga PSIS Semarang vs Bali United, Skor Tipis Ubah Nasib di Klasemen BRI Liga 1

"Setelah diadakan mediasi oleh perwakilan DPP, Korlap dan Wahyu Eko. Maka pihak kami menyimpulkan yang bersangkutan tidak kooperatif. Keterangannya berubah-ubah terindikasi tidak jujur," ucap Wareng.

Untuk mengusut tuntas pemalsuan co card tersebut. Pengurus Panser Biru bakal menempuh jalur hukum agar kasus tersebut terselesaikan.

"Demi kepastian hukum, kami lanjutkan dengan pelaporan ke polisi," terang Wareng.

Dia lalu mengimbau agar para suporter Panser Biru tidak memalsukan tiket atau identitas lainnya agar bisa masuk ke Stadion Jatidiri secara gratis.

Sebab jika ditemukan hal itu lagi, Wareng tak segan akan melaporkan ke pihak berwajib untuk ditindak lanjuti.

Baca Juga:Hasil BRI Liga 1: PSIS Semarang Bungkam Bali United 2-1

"Mulai sekarang segala bentuk pelanggaran dan pemalsuan tiket akan diproses hukum," tegasnya.

"Jika mendapatkan (tiket) terindikasi palsu segera lapor korlap, panpel, atau kepolisian. Jangan memaksanakan masuk sebab bisa jadi masalah," tandasnya.

Kontributor: Ikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak