Ada 2.422 Desa Mandiri Energi di Jateng, Tapi Biogas Paling Rawan Mangkrak, Ini Penyebabnya

Desa Mandiri Energi menjadi program yang terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tapi biogas jadi sektor yang paling rawan mangkrak

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 11 Oktober 2023 | 18:00 WIB
Ada 2.422 Desa Mandiri Energi di Jateng, Tapi Biogas Paling Rawan Mangkrak, Ini Penyebabnya
Warga mengecek instalasi tempat pembuatan biogas dari kotoran sapi di Desa Besito, Gebog, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/5/2022). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Anggaran Kemandirian Energi

Buedyo Dharmawan menyebut, anggaran untuk program kemandirian energi tersebut bukan berasal dari Pemprov Jateng saja.

Terdapat dari Dinas ESDM, Dinas Peternakan dan Dinas lingkungan hidup. Selain itu juga dari APBD Kabupaten/Kota dan terakhir adalah program CSR dari swasta.

"Anggaran awal pemprov jateng mendapat porsi besar untuk kemandirian energi, yaitu Rp 10-15 miliar lebih per tahun," ujarnya

Baca Juga:Anak Muda Kota Semarang Hadiri Fun Touring dan Nonton Konser Musik Bareng Yamaha Fazzio Hybrid - Connected

"Kita tidak penting anggaran darimana, yang penting masyarakat ini greget dengan kemandirian energi ini. Kalau merka merasa kemanfaatnya, mereka akan mengembangkan sendiri," tambahnya.

Ia menyebut dari program tersebut tentu masyarakat bisa berhemat dan pemerintah juga tidak terbebani dengan subsidi.

"Efisiensi ekonomi misal 100 energi, bisa menghidupi 500 KK, bisa 2000 jiwa memanfaatkan program itu," ucapnya.

Ia pun mengungkapkan saat ini terdapat beberapa proyek realisasi program kemandirian energi.

"Untuk 2023 ini ada Biogas 200 unit, rooof top 19 lokasi ada yang UMKM ada SMK, ada Ponpes, BSG gas rawa 2 lokasi," jelas Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah tersebut.

Baca Juga:PT Piaggio Indonesia Resmikan MotoPlex di Semarang dan Tegal, Lengkap dengan Layanan Premium 3S

Biogas Rawan Mangkrak

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini