"Insya Allah bisa membantu kebutuhan masyarakat dan sebagai upaya menstabilkan harga," kata Nana.
Salah seorang warga Puspogiwang, Kota Semarang, Lastri mengaku, menyambut positif kegiatan operasi pasar tersebut. Apalagi dia berjualan gado-gado yang setiap hari membutuhkan cabai.
"Kemarin saya beli setengah kilogram cabai rawit merah Rp40 ribu – Rp41 ribu per kilogram, Ini Rp33 ribu per kilogram," tuturnya.
Mahalnya harga cabai belakangan ini, kata Lastri, membuat labanya berkurang. Tak pelak, dia menyambut positif operasi pasar yang diselenggarakan pemerintah.
Baca Juga:Pemkot Semarang Pastikan Pasokan Cabai Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Perempuan berusia 60 tahun itu juga mengusulkan agar pemerintah melakukan operasi pasar untuk komoditas pangan yang lain.