"Kami harus bekerja keras untuk tetap di atas, itu tidak mudah," katanya.
Ia juga mengakui anak asuhnya belum memiliki konsistensi saat bermain di Stadion Jatidiri Semarang serta saat menjalani laga tandang.
"PSIS tampak berbeda saat bermain di kandang dan tandang," kata Agius.
Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini ingin bertahan di posisi atas klasemen Liga 1
Baca Juga:PSIS Semarang Gagal Raih Kemenangan, Berbagi Poin dengan Tamunya Madura United
PSIS Semarang harus berbenah untuk menghadapi lanjutan kompetisi usai libur akhir tahun, terutama saat bertandang ke kandang lawan.
Pada tahun depan, pertandingan-pertandingan yang harus dihadapi PSIS akan semakin sulit.
Oleh karena itu, PSIS harus mampu memaksimalkan hasil pertandingan di kandang yang masih menyisakan lima laga di sisa musim ini.
Anak-anak asuh Agius juga harus menyiapkan diri untuk menghadapi tim-tim yang semuanya akan menyuguhkan pertandingan yang sulit.
Terlebih, tim-tim Liga 1 sudah mengetahui cara bermain PSIS dan menyiapkan berbagai strategi untuk meredam permainan Carlos Fortes dan kawan-kawan.
Baca Juga:Jadi Kapten PSIS Semarang vs Madura United, Gali Freitas Cetak Rekor Fantastis, Apa Itu?