Tren Anak Muda Sekarang: Males Menikah dan Tak Mau Punya Anak

Menikah disebut-sebut bukan lagi sesuatu yang menjadi kebutuhan prioritas, ini ulasan lengkapnya

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 09 Maret 2024 | 10:21 WIB
Tren Anak Muda Sekarang: Males Menikah dan Tak Mau Punya Anak
Ilustrasi menikah (Unsplash.com/Jeremy Wong Weddings)

SuaraJawaTengah.id - Menikah disebut-sebut bukan lagi sesuatu yang menjadi kebutuhan prioritas. Banyaknya problem dan keinginan besar untuk maju bikin anak muda zaman sekarang mengesampingkan pernikahan.

Bahkan berdasarkan data yang dirinci oleh Badan Pusat Statistik (BPS), setiap tahunnya angka pernikahan di Indonesia terus mengalami penurunan. Tercatat pada tahun 2021 angka pernikahan di Indonesia mencapai 1.742.049.

Kemudian dua tahun berikutnya angka pernikahan justru mengalami penurunan menjadi 1.577.255. Tren penurunan minat anak muda menikah dalam beberapa tahun terakhir tak hanya terjadi di Indonesia. Rupanya tren ini jamak terjadi di negara-negara Asia seperti Jepang dan Korea.

Berdasarkan laporan media The Japan Times, sepertiga orang dewasa usia 20-40 tahun belum pernah menjalin hubungan asmra. Bahkan seperempat dari mereka tidak berminat untuk menikah.

Lantas apa penyebab dan alasan yang melatarbelakangi keengganan anak muda tanah air menunda menikah? Apakah karir lebih diprioritaskan ketimbang berumah tangga?

Menginjak usia 27 tahun, Ara sering kali didorong orang tuanya untuk segera menikah. Tapi perempuan asal Demak ini belum menganggap pernikahan sebuah kebutuhan yang mendesak.

Alasan Ara nggak buru-buru menikah tak lain karena ingin mengembangkan diri lebih jauh. Pernikahan terkadang membuat ruang dan gerak perempuan terbatas. Meski nggak sedikit juga perempuan yang masih bisa berkarier setelah berumah tangga.

"Sering banget dijodohin sama tetangga atau saudara. Aku belum siap secara mental dan finansial. Pernikahan bukan soal siap atau nggak siap," ucap Ara saat dihubungi Suara.com, Sabtu (9/3/24).

Tak beda jauh dengan Ara, Farah juga tidak memiliki ketertarikan untuk menikah. Sebetulnya dia punya pasangan, tapi mereka bersepakat menjalani hubungan tanpa pernikahan.

Keputusan Farah itu tentu menimbulkan stereotip di masyarakat. Meski ada pandangan negatif, keduanya tidak peduli dan masih berkomitmen menjalani hubungan tanpa pernikahan.

"Kami juga terkendala beda agama. Semisal mau nikah harus ke luar negeri kan ribet. Akhirnya kita memilih untuk berkomitmen sampai sekarang," imbuh Farah.

Tidak Berminat Punya Anak

Kristi Utami (29) seorang jurnalis di perusahaan media nasional melihat ada pergeseran tren. Dulu siklus orang itu belajar, bekerja lalu menikah. Sekarang ini menikah bahkan punya anak mungkin sudah tak lagi dipikirkan.

Perempuan yang akrab disapa Kristi tak mau berkompromi dengan pekerjaan. Ia mengkhawatirkan pernikahan justru dapat menghambat ruang dan geraknya bekerja di lapangan.

"Bapakku semisal telepon sering nanyain kapan nikah dan nggak jarang ngeledek kok kasian banget masih single. Padahal aku sudah beberapa kali bilang, aku happy," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak