"Kalau (berkas, red.) lengkap, kami akan menerbitkan berita acara, tanda terima, kemudian merekomendasikan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit (RS) yang kami tunjuk," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa pencalonan Agustin-Iswar melalui proses yang sangat panjang.
"Ini melalui proses yang sangat panjang, mulai DPC, DPD, hingga DPP. Hari ini, kami mewakili teman-teman partai mendaftarkan pasangan Agustin-Iswar ke KPU," kata Hendi, sapaan akrabnya.
Diakuinya, penentuan waktu pendaftaran itu juga dilakukan melalui perhitungan weton untuk mencari "hari yang baik" sehingga diharapkan bisa mendapatkan hasil yang baik di pilkada.
Baca Juga:Siap Bertarung di Pilkada Jateng, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Resmi Mendaftar ke KPU
Kebetulan, kata dia, pada Kamis sore ini bertepatan dengan weton Jumat Wage yang menurut perhitungan kalender Jawa memiliki neptu yang besar yang diharapkan berimplikasi terhadap kemenangan.
"Kami berkomitmen mengikuti tata cara aturan pendaftaran kepala daerah di KPU. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," kata Hendi.
Pada hari sebelumnya, pasangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso juga telah mendaftar di KPU Kota Semarang sehingga saat ini sudah ada dua pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
Yoyok-Joko diusung oleh sembilan partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Kemudian, Partai Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai NasDem yang ikut menjadi pengusung pasangan Yoyok-Joko.
Baca Juga:Gibran Kawal Langsung Pendaftaran Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng 2024
Parpol nonparlemen juga memberikan dukungan, yakni Partai Buruh, Partai Gelora Indonesia, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara, Partai Garuda, dan Partai Perindo.