SuaraJawaTengah.id - Anne Avantie, punya nama besar di industri fashion Indonesia, mengambil langkah berani di tengah pandemi Covid-19. Saat bisnis fashion mengalami keterpurukan, ia memutuskan untuk merintis usaha di bidang kuliner.
Wanita berusia 69 tahun itu bukan sekadar banting setir, tetapi membuka lembaran baru dalam perjalanan hidupnya.
"Industri fashion benar-benar sudah habis," ujar Anne dalam acara Buka Puasa Bersama Media Partner Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 di Roemah Nyonya, Kamis (6/3/2025).
Namun, yang lebih ia pikirkan adalah nasib 600 karyawannya. "Saya ingat pesan ibu saya, jangan mem-PHK karyawan, karena mereka pernah berjuang untuk nama Anne Avantie."
Baca Juga:Konsisten! Bank Mandiri Dorong Prestasi dan Inklusivitas melalui Peparnas XVII di Solo
Berangkat dari tekad tersebut, lahirlah Resto D'Kambodja, sebuah usaha kuliner yang kini berkembang pesat.
Berpindah Haluan, Menjaga Keberlanjutan
![Suasana Roemah Nyonya milik Anne Avantie. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/07/85766-roemah-nyonya.jpg)
Anne mengakui bahwa transisi dari fashion ke kuliner bukan tanpa tantangan.
"Di dunia fashion, saya merasa sudah tidak bersinar lagi. Sebelum jatuh, saya memilih untuk turun sendiri," katanya.
Setelah hampir 40 tahun berkarya, ia merasa sudah waktunya beralih ke sesuatu yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga:Pro UMKM! Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR Tembus Rp19,33 triliun per Juni 2024
Keputusan ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang tanggung jawab. Banyak karyawannya telah mengabdi selama 20 hingga 31 tahun, dengan usia rata-rata di atas 40 tahun.
"Kami memastikan kesejahteraan mereka, termasuk kesehatan serta pendidikan anak dan cucu mereka," ungkapnya.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kerja sama dengan Bank Mandiri, turut memperlancar peralihan ini. Kini, D'Kambodja bukan sekadar restoran, tetapi telah menjadi destinasi wisata kuliner yang membawa semangat baru bagi Anne Avantie dan timnya.
Dunia fashion mungkin telah meredup dalam hidup Anne Avantie, tetapi semangat perjuangan dan keberaniannya tetap menyala terang.
"Orang bilang saya banting setir, padahal tidak. Tuhan membuka lahan baru bagi saya, yaitu industri kuliner," katanya dengan senyum optimis.
Dukungan dari Bank Mandiri
Sementara itu, Iwan Tri Imawan, Regional CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2, mengapresiasi perjuangan Anne Avantie dalam menghadapi tantangan.
"Diskusi ini menjadi ajang bertukar pikiran antara insan pers, pelaku usaha, dan Bank Mandiri, sehingga dapat membangun pemahaman yang lebih baik tentang peran masing-masing dalam ekosistem ekonomi dan informasi," ujar Iwan di sela-sela acara Buka Puasa Bersama.
Untuk mendukung destinasi wisata kuliner, Bank Mandiri telah menyiapkan program Ramadan, termasuk promo diskon di 113 merchant terpilih, serta melibatkan Anne Avantie sebagai pelaku usaha di bidang kuliner dan fashion.
Iwan juga menekankan peran penting media massa dalam memberikan inspirasi bagi para pengusaha dan mendukung layanan perbankan.
"Media memiliki peran krusial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung berbagai program dan layanan Bank Mandiri. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi manfaat yang lebih luas," tutupnya.