Dokter Alex Nuburi: Perjalanan Panjang Demi Menyelamatkan Nyawa di Papua

Dokter Alex, OAP, tempuh SIPSS demi atasi masalah akses kesehatan di Sarmi, Papua. Perjalanan panjang dan infrastruktur buruk kerap jadi penentu hidup pasien.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 08 Maret 2025 | 03:14 WIB
Dokter Alex Nuburi: Perjalanan Panjang Demi Menyelamatkan Nyawa di Papua
Dokter Alex Stendly Nuburi (30) yang tengah menempuh pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) untuk menjadi perwira Polri di Akpol Semarang, Jumat (7/3/2025).

SuaraJawaTengah.id - Perjalanan 10 jam, delapan jam di antaranya melewati jalanan rusak dan sulit dilalui, menjadi tantangan besar bagi tenaga medis di Kabupaten Sarmi, Papua

Dokter Alex Stendly Nuburi (30), yang pernah bertugas di Puskesmas Arbais, merasakan sendiri betapa akses kesehatan yang terbatas kerap menjadi penentu hidup dan mati pasien.

"Saat perjalanan panjang itu, pasien kritis sering kali tak selamat sebelum sampai fasilitas kesehatan yang lebih lengkap," ujar Alex saat ditemui di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jumat (7/3/2025).

Alex, yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), kini tengah menempuh pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) untuk menjadi perwira Polri. 

Baca Juga:BMKG: Semarang dan Sekitarnya Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Dengan latar belakang sebagai dokter, dia berharap bisa lebih leluasa memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Dia menyadari, tenaga medis masih sangat dibutuhkan di Papua, terutama di daerah-daerah terpencil. Infrastruktur yang belum memadai membuat banyak kasus darurat sulit tertangani dengan cepat.

Lulus dari S1 Profesi Kedokteran pada 2022, Alex sempat bekerja di RS Mitra Masyarakat, Timika, sebelum berpindah ke Sarmi.

Pengalamannya menangani pasien dalam kondisi darurat mendorongnya untuk mengambil sertifikasi Advance Trauma Life Support (ACS), yang melatih dokter menangani korban kecelakaan di UGD.

Pada Oktober 2024, dia mendaftar SIPSS formasi dokter umum, dengan harapan dapat mengabdi lebih luas. 

Baca Juga:Diduga Sediakan Penari Telanjang dan Prostitusi, Tempat Karaoke di Semarang Digerebek

"Saya ingin terus melayani kesehatan di Papua," tegasnya.

Keputusannya menunjukkan bahwa tantangan di dunia kesehatan bukan hanya soal keterbatasan tenaga medis, tetapi juga infrastruktur yang mendukung keselamatan pasien. Melalui jalur kepolisian, Alex ingin berkontribusi lebih besar bagi tanah kelahirannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak