Hati-hati, Banjir Rob Masih Hantui Pantura Semarang-Demak, Ketinggian Air Capai 50 Cm

Banjir rob parah lumpuhkan Pantura Semarang-Demak (1/6/2025). Ketinggian air 50cm, banyak motor mogok. BMKG beri peringatan dini rob berlanjut, puncak (2/6/2025).

Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 Juni 2025 | 06:32 WIB
Hati-hati, Banjir Rob Masih Hantui Pantura Semarang-Demak, Ketinggian Air Capai 50 Cm
Banjir rob menggenangi Jalan Nasional Pantura Semarang-Demak, tepatnya di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak, Minggu (1/6/2025) petang. (Suara.com/Sigit AF)

"Kalau menerobos takutnya mogok, nanti masuk bengkel malah keluar duit lagi," ujar Kusnadi.

Merespons kondisi ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Mas Semarang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

BMKG mencatat, saat ini ketinggian rob mencapai 1,1 meter di atas permukaan tanah.

Menurut prakiraan dari BMKG, puncak rob akan terjadi pada Senin, 2 Juni 2025, antara pukul 12.00 hingga 17.00 WIB.

Baca Juga:Awas Banjir Rob! Pesisir Jawa Tengah Diminta Waspada, Cek Tanggalnya

Peringatan ini disampaikan kepada pengguna jalan, khususnya yang berada di kawasan pesisir dan jalur rawan rob, agar lebih waspada dan menyesuaikan aktivitas mereka.

Shafira Tsanyfadhila, seorang Prawirawan BMKG dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Mas, menegaskan bahwa fenomena pasang air laut ini dipicu oleh aktivitas astronomis yang berdampak pada dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah, termasuk area sekitar Pelabuhan Tanjung Emas.

“Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, terutama di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, diimbau untuk waspada dan siaga terhadap potensi kenaikan ketinggian air laut maksimum,” ujar Shafira.

Ia menjelaskan bahwa banjir rob ini tidak hanya mengganggu lalu lintas di jalur darat, namun juga berdampak pada aktivitas pelabuhan, seperti bongkar muat kapal. 

BMKG pun mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim secara berkala. Data pasang surut yang digunakan berasal dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Baca Juga:BMKG Prediksi Udara Kabur di Semarang, Waspadai Potensi Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa Tengah

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di daerah pesisir dan jalur Pantura, dapat mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan risiko dan kerugian akibat banjir rob yang berkelanjutan.

Kontributor : Sigit Aulia Firdaus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak