- Opel Blazer menawarkan desain SUV Amerika yang gagah sejak 1996, serta kaki-kaki yang cocok untuk modifikasi velg.
- Interiornya menampilkan kemewahan material soft touch dan fitur unik yang melampaui mobil sekelasnya pada era tersebut.
- Mobil ini irit BBM dibanding mitos, menawarkan dua pilihan mesin 2.200 cc dengan pajak tahunan relatif murah sekitar Rp500.000.
4. Kenyamanan Suspensi "Sultan" dan Realita Konsumsi BBM yang Tak Seboros Mitos
Salah satu nilai jual utama Blazer yang sering terlupakan adalah suspensinya yang sangat empuk. Melibas polisi tidur atau jalanan bergelombang hampir tidak terasa, memberikan kenyamanan berkendara layaknya SUV premium.
Mengenai konsumsi bensin, Blazer sebenarnya tidak seboros yang dibayangkan. Angka 1:7 atau 1:8 km/liter di dalam kota masih sangat bisa diraih, setara dengan konsumsi BBM Toyota Kijang bensin pada masanya. Jadi, lupakan mitos boros yang menyesatkan!
5. Harga Bekas dan Pajak yang Sangat Terjangkau: Investasi Gaya Hidup Paling Cerdas
Baca Juga:8 Mobil Bekas Pilihan 2026: Avanza hingga HRV, Ini yang Paling Untung
Di tahun 2026, Opel Blazer adalah "investasi" gaya hidup yang paling cerdas dan murah. Anda bisa mendapatkan unit dengan kondisi standar di angka Rp30 jutaan, bahkan beberapa unit ada yang ditawarkan mulai dari Rp25 juta tergantung kondisi.
Yang lebih menarik lagi, karena usianya, pajak tahunannya sangat ringan, berkisar antara Rp500.000 hingga Rp800.000 saja. Ini adalah kesempatan emas untuk memiliki SUV berkarakter kuat tanpa harus pusing dengan biaya operasional yang mencekik.
Kesimpulannya, Opel Blazer adalah SUV yang overkill pada masanya, dan kini menjadi pilihan paling rasional bagi Anda yang mendambakan mobil nyaman, gagah, berkarakter Amerika, namun hanya memiliki budget seharga sepeda motor bekas.
Kuncinya adalah memiliki bengkel langganan yang paham mesin Chevrolet agar perjalanan Anda tetap tenang dan menyenangkan. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki legenda ini!
Baca Juga:3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Budget Tipis, Bisa Tampil Gagah dan Berkelas