Tragis! Karnaval Sound Horeg di Pati Makan Korban Jiwa, Ini 5 Fakta yang Terungkap

Seorang kru sound system asal Kediri meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik saat bertugas di acara karnaval Desa Bogotanjung, Pati, saat kondisi hujan. (152 karakter)

Budi Arista Romadhoni
Senin, 13 April 2026 | 08:55 WIB
Tragis! Karnaval Sound Horeg di Pati Makan Korban Jiwa, Ini 5 Fakta yang Terungkap
Ilustrasi sound horeg yang memakan korban jiwa di Kabupaten Pati. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Seorang kru sound system asal Kediri meninggal dunia saat bertugas di acara karnaval Desa Bogotanjung, Pati, Sabtu 11 April 2026.
  • Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat bekerja di tengah kondisi cuaca hujan deras pada malam hari.
  • Insiden tersebut memicu perhatian luas di media sosial terkait pentingnya penerapan standar keselamatan kerja pada acara luar ruangan.

SuaraJawaTengah.id - Sebuah insiden memilukan terjadi dalam acara karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Sabtu malam, 11 April 2026. Acara yang seharusnya menjadi hiburan warga justru berubah menjadi duka setelah seorang kru sound system dilaporkan meninggal dunia.

Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik, terutama setelah video dan informasi terkait kejadian tersebut beredar luas di media sosial.

Berikut 5 fakta penting yang terungkap dari insiden tersebut.

1. Seorang Crew Sound System Meninggal Dunia Saat Acara Berlangsung

Baca Juga:7 Fakta Kebakaran Dua Rumah di Pati, Ternyata Pelakunya Anak Korban

Korban diketahui merupakan bagian dari tim sound horeg yang sedang bertugas dalam acara karnaval tersebut.

Ia meninggal dunia saat masih menjalankan tanggung jawabnya di tengah berlangsungnya acara. Kabar ini menyebar cepat dan memicu keprihatinan dari berbagai pihak, terutama komunitas sound system yang mengenal risiko pekerjaan di lapangan.

Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan nyawanya tidak tertolong.

2. Diduga Tersengat Listrik di Tengah Kondisi Hujan

Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga tersengat aliran listrik saat sedang bekerja.

Baca Juga:Pencarian Nelayan Hilang di Pati Memasuki Hari Kelima: Tim SAR Perluas Area hingga Juwana

Kondisi cuaca yang hujan saat kejadian disebut menjadi faktor yang memperbesar risiko. Lingkungan yang basah dapat mempercepat hantaran listrik, sehingga meningkatkan potensi bahaya, terutama dalam penggunaan peralatan elektronik berdaya besar seperti sound system.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa faktor cuaca memiliki peran krusial dalam keselamatan kerja, terutama di acara luar ruangan.

3. Korban Merupakan Crew dari Kediri, Jawa Timur

Korban diketahui berasal dari Kediri dan tergabung dalam tim sound system bernama Starmax Audio.

Ia datang ke Pati sebagai bagian dari pekerjaan profesional dalam mendukung jalannya acara karnaval. Keberadaan tim sound horeg dari luar daerah memang umum dalam acara besar, karena kualitas dan pengalaman mereka.

Namun, insiden ini menunjukkan bahwa mobilitas kerja lintas daerah juga membawa risiko tersendiri jika tidak didukung dengan standar keamanan yang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak