Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional

Pemprov Jateng gelar Job Fair MTQ Nasional XXXI 2026 dengan 3.000+ lowongan dari 40 perusahaan. Dipastikan transparan, bebas titip-menitip, dan sesuai kualifikasi.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 17 September 2026 | 15:21 WIB
Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional
Job Fair dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemprov Jawa Tengah menyelenggarakan bursa kerja pada 17 hingga 18 September 2026 dengan menyediakan lebih dari 3.000 lowongan pekerjaan.
  • Disnakertrans Jateng menjamin seluruh proses rekrutmen berlangsung transparan, objektif, tanpa praktik titip-menitip, serta dapat dipantau oleh setiap pelamar.
  • Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari ribuan pencari kerja daring serta membantu perusahaan menemukan kandidat sesuai kualifikasi.

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Job Fair dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026. Kegiatan yang berlangsung dua hari, 17-18 September tersebut dipastikan bukan sekadar kegiatan formalitas, dan tidak ada praktik titip-menitip atau intervensi dalam penerimaan tenaga kerja.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jateng, Candra Yuliawan mengatakan, job fair tersebut diikuti sekitar 40 perusahaan. Proses rekrutmen dilakukan berdasarkan kualifikasi pencari kerja, dan kewenangan pihak perusahaan untuk menentukan lolos dan tidaknya calon pekerja.

"Lowongannya lebih dari 3.000, ada sekitar 300 jabatan. Ini job fair kedua tahun 2026, setelah sebelumnya kami mengadakan job fair dalam rangka Hari Jadi Jawa Tengah," kata Candra, Kamis (17/9/2026).

Menurut Candra, Pemprov Jateng juga memastikan setiap proses rekrutmen dapat dipantau melalui mekanisme yang disiapkan bersama perusahaan. Pencari kerja akan mendapatkan informasi mengenai tahapan seleksi, termasuk apakah mereka diterima, melanjutkan ke tahap berikutnya, atau tidak lolos.

"Kalau tidak diterima, bilang saja tidak. Jangan pelamar diberikan PHP. Menunggu itu paling enggak enak. Kalau ada seleksi selanjutnya, sampaikan seleksi selanjutnya, batas akhirnya kapan," terangnya.

Baca Juga:PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Candra menegaskan, tidak ada intervensi dalam proses penerimaan tenaga kerja, termasuk praktik titip-menitip. Menurutnya, kesempatan kerja terbuka bagi pencari kerja yang memenuhi kualifikasi, baik warga Jawa Tengah maupun dari daerah lain.

"Tidak ada sama sekali. Saya ketua timnya job fair. Tidak ada namanya titip-menitip," tegas Candra.

Dia menyebut, pendaftar secara daring sebelum pelaksanaan job fair, telah mencapai sekitar 1.260 orang. Antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan pencari kerja terhadap informasi, dan akses lowongan masih tinggi.

"Ini sebagai upaya penyerapan tenaga kerja. Sebenarnya kalau dilihat antara penganggur dengan lowongan, banyak lowongan. Tinggal kadang-kadang kita memilih berdasarkan passion, tempat kerja, atau tempat tinggal," ungkapnya.

Hal senada disampaikan HR Recruitment PT Polygroup Manufaktur Indonesia, Rizka Anlina. Menurutnya, perusahaan membuka lebih dari 15 jenis lowongan dalam job fair tersebut, dengan kebutuhan tenaga kerja yang secara keseluruhan dapat mencapai sekitar 20 orang.

Baca Juga:Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

"Untuk pelamar sendiri, kita murni sesuai kualifikasi. Tidak ada sangkut paut apa pun. Disesuaikan dengan pengalaman dan lowongan yang relevan dengan bidang pencari kerja," katanya.

Rizka mengatakan, keberadaan job fair membantu perusahaan mendapatkan calon tenaga kerja dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam. Perusahaan juga membuka kesempatan bagi fresh graduate, salah satunya untuk posisi admin produksi.

"Untuk para pencari kerja, yakin saja sama diri kalian sendiri. Asalkan punya skill, kemampuan dan niat, tidak usah mendengarkan isu-isu yang kurang baik di luar sana," jelasnya.

Sementara itu, peserta Job Fair, Oktaviani, mengaku sengaja datang karena baru lulus kuliah dan sedang mencari pekerjaan. Lulusan akuntansi tersebut berharap mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikan, sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan pengalaman.

"Kalau saya jurusan akuntansi, pinginnya mengembangkan pengalaman di bidang akuntansi supaya bisa berkembang lebih lanjut," katanya.

Menurut Oktaviani, keberadaan job fair memudahkannya dalam mencari informasi, karena dapat menemukan banyak pilihan perusahaan dalam satu tempat. Dia berharap, salah satu lowongan yang dilamar dapat menjadi pekerjaan, yang sesuai dengan lingkungan dan pengembangan pengalamannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak