SuaraJawaTengah.id - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap Jawa Tengah masih kekurangan 48.152 lembar surat suara.
Kekurangan tersebut ditemukan usai KPU Cilacap melakukan sortir dan pelipatan surat suara. Dalam rinciannya, surat suara yang rusak sebanyak 40.634 lembar dan kekurangan kirim sebanyak 7.518 lembar.
Ketua KPU Kabupaten Cilacap Handi Tri Ujiono mengatakan surat suara yang mengalami kerusakan untuk surat suara pilpres sebanyak 4.269 lembar dan kekurangan kirim ada sebanyak 1.424 lembar.
Kemudian, surat suara DPD rusak sebanyak 4.863 lembar dan kurang kirim 1.249 lembar, surat suara DPR RI rusak sebanyak 8.173 lembar dan kurang kirim sebanyak 1.094 lembar.
Untuk DPRD provinsi rusak sebanyak 9.354 lembar dan kurang kirim sebanyak 1.094 lembar. Sedangkan untuk surat suara DPRD Kabupaten Cilacap yang rusak sebanyak 13.657 lembar dan kurang kirim sebanyak 2.657 lembar.
"Secara keseluruhan kami sudah mintakan pergantian surat suara yang rusak termasuk permintaan atas kurang pengiriman surat suara," ujarnya seperti dilansir Satelipost - jaringan Suara.com, baru-baru ini.
Selain surat suara yang diajukan pergantian, KPU Kabupaten Cilacap juga mengajukan kekurangan kotak suara dan bilik suara yang rusak juga kurang kirim.
Ada sebanyak 219 kotak suara berbahan kardus yang diajukan, masing-masing 151 kotak kurang kirim dan 68 rusak setelah pengiriman.
Serta, 209 bilik suara kardus yang diajukan karena 171 bilik kurang kirim dan 37 mengalami rusak. Selain itu, juga kekurangan 60 botol tinta karena kurang kirim.
"Sudah diajukan dan dikirim hari Senin ini," katanya.
Baca Juga: Trio Penagih Utang Terlilit Utang, Akhirnya Gelapkan Mobil Sewaan
Berita Terkait
-
KPU Kota Blitar Kekurangan Hampir Empat Ribu Surat Suara
-
Komisi II DPR RI RDP dengan KPU Bahas Urutan Penghitungan Surat Suara
-
Surat Suara yang Nyasar ke Hong Kong Akan Dikirim Ulang
-
KPU Lebak Targetkan Lima Juta Surat Suara Terlipat Selesai Akhir Maret
-
40 Warga Dilibatkan dalam Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Yogya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama